“Prabowo Subianto Ungkap Prajurit TNI di Parade HUT ke-76 India”

Prabowo: 352 Prajurit TNI Akan Tampil di Parade HUT ke-76 India di New Delhi

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia mendapat kehormatan untuk ambil bagian dalam parade militer peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Republik India yang akan digelar di New Delhi pada 26 Januari 2025. Sebanyak 352 prajurit TNI disiapkan untuk tampil sebagai kontingen kehormatan dalam perayaan kenegaraan tersebut.

Prabowo menyampaikan kabar itu sebelum bertolak ke India dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan personel TNI, termasuk Taruna Akmil, menjadi bentuk penghormatan sekaligus penanda eratnya hubungan Indonesia dan India. Dalam parade itu, pasukan Indonesia akan berada di barisan terdepan bersama elemen kehormatan lainnya.

Diplomasi Pertahanan dan Kerja Sama Strategis

Kunjungan Prabowo ke India tidak hanya berfokus pada seremoni parade. Dalam agenda resminya, ia dijadwalkan bertemu Presiden India Droupadi Murmu serta Perdana Menteri Narendra Modi. Pertemuan tersebut akan membahas penguatan hubungan bilateral di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, kebudayaan, dan keamanan, hingga keselamatan maritim dan pengembangan teknologi digital.

Selain pembahasan politik dan kerja sama strategis, kedua negara juga dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman atau MoU kerja sama. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya memperluas ruang kolaborasi yang lebih konkret dan berkelanjutan antara Jakarta dan New Delhi.

Menjajaki Peluang Investasi dari India

Di luar pertemuan dengan para pemimpin India, Prabowo juga akan bertemu sejumlah pengusaha India yang menyatakan minat untuk menanamkan investasi di Indonesia. Agenda ini memperlihatkan bahwa kunjungan kenegaraan tersebut tak hanya membawa misi diplomatik, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas.

Dengan kehadiran 352 prajurit TNI di parade HUT ke-76 India, Indonesia menampilkan simbol kerja sama yang tak hanya dibangun lewat meja perundingan, tetapi juga lewat kehadiran militer dalam panggung kehormatan internasional.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.