Ford Mengembangkan Prototipe Mach-E NASCAR

Ford kembali mengirim sinyal kuat bahwa ambisinya di lintasan balap tidak hanya berhenti pada satu ajang. Di satu sisi, pabrikan asal Amerika Serikat itu tengah menatap target besar menuju Le Mans pada 2027. Di sisi lain, mereka juga mulai membuka babak baru untuk NASCAR lewat sebuah prototipe Mustang Mach-E yang tampil jauh lebih agresif daripada versi jalan raya.

Mach-E yang Dibuat untuk Dunia Balap

Prototipe terbaru ini hadir dengan pendekatan yang jelas: bukan sekadar menempelkan nama Mach-E pada mobil balap, melainkan membangun demonstrator yang benar-benar berorientasi performa. Wujudnya lebih dekat ke hot hatch bertenaga besar ketimbang crossover keluarga, dengan sejumlah komponen yang diambil dari mobil Seri Cup saat ini. Ford memasang suspensi, kemudi, rem, dan roda dari basis tersebut agar mobil ini punya karakter yang lebih relevan di arena NASCAR.

Selain itu, Ford juga menggunakan bak penuh serat karbon untuk memangkas bobot. Langkah ini menunjukkan bahwa fokus utama prototipe bukan hanya pada tampilan, tetapi juga efisiensi dan respons saat dipacu keras di lintasan.

Tiga Motor, Baterai 78 kWh, dan 1.341 TK

Meski tidak membuka detail teknis secara lengkap, Ford menyebut mobil listrik ini dibekali tiga motor dan baterai 78 kilowatt-jam. Konfigurasi tersebut sejalan dengan prototipe ABB NASCAR EV yang diperkenalkan di Chicago tahun lalu. Dari sisi tenaga, angka yang disebutkan mencapai 1.341 tenaga kuda, membuat Mach-E ini masuk ke jajaran proyek listrik Ford yang paling buas.

Model ini memang bukan eksperimen listrik pertama dari Ford. Sebelumnya, mereka sudah memperkenalkan SuperVan 4.2 dengan tenaga 1.400 tenaga kuda, serta SuperTruck. Kehadiran Mach-E versi NASCAR menegaskan bahwa Ford sedang membangun citra baru: cepat, ekstrem, dan makin serius dalam memadukan mobil listrik dengan dunia motorsport.

Masih Ada Proyek Liar Lain yang Disiapkan

Ketertarikan publik terhadap Mach-E balap ini tampaknya belum akan berhenti di sini. Ford juga sudah menggoda kehadiran prototipe lain berbasis Mach-E yang disebut akan segera meluncur. Mobil tersebut dibawa ke Pikes Peak oleh Romain Dumas dan diperkirakan mengusung desain yang sama radikalnya dengan SuperVan dan SuperTruck, lengkap dengan sayap besar serta paket aerodinamika untuk menghasilkan downforce tinggi.

Dengan rangkaian proyek semacam ini, Ford tampak tidak sekadar mengejar sorotan, tetapi juga terus menguji batas teknologi balap listrik. Mustang Mach-E untuk NASCAR menjadi bukti bahwa Ford ingin tetap relevan di pasar Amerika sambil menyiapkan langkah besar di panggung balap dunia.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.