Hyundai Motor Group asal Korea kembali mengirim sinyal kuat bahwa mereka tidak ikut arus mundur dalam investasi kendaraan listrik. Saat sejumlah produsen lain menahan laju pengembangan EV di tengah perubahan kebijakan global, Kia justru bersiap mempercepat langkahnya dengan menghadirkan lini baru yang lebih murah dan lebih relevan bagi pasar massal.
EV Day Kia Jadi Panggung Tiga Model Baru
Kia dijadwalkan menggelar EV Day pada 27 Februari di Spanyol. Dalam acara itu, pabrikan asal Korea Selatan ini akan memperkenalkan tiga model listrik sekaligus: Kia EV2 Concept, sedan EV4, dan van PV5. Dari ketiganya, EV2 Concept menjadi sorotan utama karena diposisikan sebagai mobil listrik paling kecil sekaligus paling terjangkau dari Kia.
Mobil ini ditujukan untuk kebutuhan pengemudi city car di Eropa, pasar yang menuntut kendaraan ringkas, efisien, dan mudah dijangkau dari sisi harga. Langkah ini menunjukkan bahwa Kia tidak hanya mengejar teknologi, tetapi juga berusaha masuk ke segmen yang selama ini paling sensitif terhadap biaya kepemilikan kendaraan listrik.
EV2 Disiapkan Masuk Produksi di Slovakia
Rencana Kia untuk EV2 tidak berhenti di tahap konsep. Model ini disebut akan diproduksi di pabrik Kia di Slovakia dengan target 100.000 unit per tahun pada 2026. Angka tersebut menandakan bahwa Kia melihat EV2 sebagai produk volume, bukan sekadar model pameran.
Di sisi lain, EV4 diperkirakan akan debut di pasar Amerika Serikat bersamaan dengan EV3. Kehadiran dua model itu memperlihatkan strategi Kia dalam memperluas jangkauan lini EV, baik untuk pasar Eropa maupun Amerika, dengan pendekatan yang berbeda sesuai kebutuhan konsumen di masing-masing wilayah.
PV5 Masuk ke Segmen Kendaraan Niaga Listrik
Selain model penumpang, Kia juga menyiapkan PV5 sebagai langkah awal mereka di segmen kendaraan pengiriman komersial listrik. Ini menjadi sinyal bahwa Kia mulai melihat peluang lebih luas di luar pasar mobil pribadi, terutama pada sektor kendaraan operasional yang juga sedang beralih ke tenaga listrik.
Seluruh model tersebut akan dibangun di atas platform baterai khusus yang dirancang untuk membuat kendaraan listrik lebih efisien dan lebih terjangkau. Lewat strategi ini, Kia tampak ingin mendorong EV keluar dari kesan sebagai produk premium, lalu menjadikannya pilihan yang lebih masuk akal bagi konsumen yang selama ini masih menunggu harga yang lebih ramah.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












