Ford kembali melangkah menjauh dari lini mobil penumpang konvensional di Eropa. Setelah Mondeo dan Fiesta, kini giliran Focus yang dipastikan masuk daftar model yang akan dihentikan produksinya. Menurut rencana yang telah disusun, produksi Focus akan berakhir pada November 2022, meski konsumen masih memiliki kesempatan untuk memesan unit baru sesuai kebutuhan mereka sebelum jalur perakitan ditutup.
Focus Menyusul Mondeo dan Fiesta
Keputusan ini menandai perubahan besar dalam strategi Ford di pasar Eropa. Fokus perusahaan tampak semakin bergeser dari mobil reguler menuju model yang dianggap lebih kuat secara citra maupun daya tarik pasar. Pabrik Saarlouis di Jerman menjadi lokasi terakhir perakitan Focus, sekaligus menutup salah satu bab penting dari sejarah model tersebut di benua itu.
Focus sendiri bukan nama kecil dalam portofolio Ford. Sejak generasi pertamanya hadir pada 1998, model ini menjadi penerus Escort dan sempat menjadi salah satu andalan utama Ford di segmen hatchback. Dalam perjalanannya, Focus hadir dalam banyak varian, mulai dari versi harian hingga model yang lebih agresif seperti ST, termasuk opsi bermesin diesel yang sempat populer di pasar Eropa.
Ford Tak Siapkan Pengganti Langsung
Yang menarik, Ford tidak menyiapkan penerus langsung untuk Focus. Alih-alih mengisi kekosongan dengan model serupa, pabrikan asal Amerika Serikat itu memilih menaruh perhatian pada nama-nama yang lebih ikonik seperti Bronco, Raptor, dan Mustang. Arah ini menunjukkan bahwa Ford ingin membangun kembali daya tarik mereknya lewat produk yang lebih emosional dan memiliki karakter kuat.
Di sisi lain, pasar Eropa tetap menjadi medan yang kompetitif. Penjualan Focus memang menurun dalam beberapa tahun terakhir, dan kondisi itu ikut memperkuat keputusan Ford untuk merampingkan lini produknya. Namun, perusahaan belum sepenuhnya meninggalkan konsumen di kawasan tersebut. Model seperti Puma dan Kuga masih akan tetap dipasarkan untuk menjaga posisi Ford di tengah persaingan yang ketat.
Strategi Baru, Risiko Baru
Langkah ini bisa dibaca sebagai taruhan besar Ford. Dengan meninggalkan sebagian model yang selama ini dikenal luas, perusahaan berharap strategi yang lebih terfokus pada SUV dan mobil berkarakter kuat akan memberi hasil jangka panjang. Bagi para penggemar Focus, keputusan ini tentu terasa seperti akhir dari era, terutama mengingat peran model tersebut yang begitu lama melekat pada identitas Ford di Eropa.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












