Maserati akhirnya menarik rem pada proyek MC20 Folgore, versi listrik yang sejak awal diposisikan sebagai salah satu langkah besar merek asal Italia itu menuju era elektrifikasi. Setelah lima tahun berada dalam tahap perencanaan, mobil tersebut dipastikan batal meluncur. Alasan utamanya sederhana, tetapi cukup keras: pasar belum menunjukkan minat yang cukup besar. Di tengah tren kendaraan listrik yang terus berkembang, justru konsumen MC20 dinilai masih lebih tertarik pada karakter mesin pembakaran internal atau ICE.
Permintaan pasar jadi penentu
Keputusan ini memperlihatkan bahwa strategi elektrifikasi tidak selalu berjalan secepat rencana pabrikan. Maserati memang tetap menegaskan komitmennya pada mobilitas listrik dan terus berinvestasi pada inovasi serta performa. Namun, untuk MC20 Folgore, kalkulasi bisnis tampaknya lebih menentukan dibanding ambisi teknologi. Di saat perusahaan juga masih bergulat dengan tantangan penjualan, fokus mereka kini bergeser ke langkah jangka panjang yang dinilai lebih realistis untuk menjaga posisi merek.
MC20 belum sepenuhnya punya arah baru
Meski proyek listriknya dihentikan, masa depan lini MC20 belum benar-benar jelas. Ada dugaan bahwa Maserati akan mengandalkan versi GT2 Stradale untuk memperbarui model standar dan menutup celah di jajaran produknya. Hingga kini, belum ada detail resmi soal sistem penggerak Folgore yang dibatalkan itu. Namun, rumor yang beredar sebelumnya menyebut konfigurasi tiga motor dengan tenaga lebih dari 700 hp, angka yang jika benar akan menjadikannya model tercepat di keluarga Maserati.
Elektrifikasi tetap jalan, tetapi selektif
Kasus MC20 Folgore menunjukkan bahwa Maserati tidak meninggalkan elektrifikasi, melainkan memilih berjalan lebih hati-hati. Di pasar yang masih terbelah antara mesin bensin dan mobil listrik, merek ini tampaknya membaca bahwa tidak semua model harus dipaksa masuk ke jalur yang sama. Untuk MC20, pasar berbicara lebih dulu daripada rencana awal.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












