Triumph kembali memperluas lini motor off-road-nya lewat dua model enduro terbaru, TF 250-E dan TF 450-E. Keduanya dirancang untuk menghadapi lintasan berat, trail teknis, hingga kebutuhan balapan enduro, dengan karakter yang berbeda agar pengendara bisa memilih sesuai kebutuhan tenaga dan pengendalian. Menariknya, meski sudah dibekali pencahayaan yang memadai, kedua motor ini belum legal untuk digunakan di jalan raya. Triumph juga memberi sinyal bahwa lampu depan untuk penggunaan jalan umum akan menyusul kemudian.
Fokus pada performa di lintasan
TF 250-E dan TF 450-E sama-sama membawa pendekatan teknis yang disesuaikan untuk medan off-road. Triumph membekalinya dengan mesin yang telah dioptimalkan, kopling balap, serta sistem manajemen mesin Athena untuk menjaga respons tetap stabil di berbagai kondisi. Kombinasi ini ditujukan agar motor tetap mudah dikendalikan, sekaligus memberi performa yang konsisten saat dipacu di jalur enduro yang menuntut presisi.
Suspensi dan kontrol dibuat serba siap pakai
Untuk mendukung karakter lintasan, kedua model ini menggunakan suspensi yang bisa disetel sepenuhnya. Sistem pengereman juga dirancang agar tetap andal saat motor dipakai dalam situasi ekstrem. Di sisi lain, panel digital memberi pengendara informasi penting selama berkendara, termasuk dukungan kontrol traksi yang membantu menjaga cengkeraman saat permukaan tanah berubah-ubah.
Harga dan ketersediaan
Triumph memasarkan TF 250-E dengan harga mulai dari 9.795 dolar AS, sementara TF 450-E dibanderol mulai 10.795 dolar AS. Kedua model sudah bisa dipesan melalui dealer Triumph, dengan pengiriman dijadwalkan mulai Juni ini. Kehadiran dua motor enduro tersebut menegaskan bahwa Triumph terus menekan akselerasi pengembangan lini off-road dan on-road, sambil membuka ruang bagi model yang lebih siap bersaing di medan yang lebih keras.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












