Elon Musk, CEO Tesla, mempercayai masa depan tanpa driver, tetapi tarif impor yang tinggi tetap menjadi masalah bagi produk-produknya. Tarif impor sebesar 145% membuat rencana Tesla untuk mengimpor suku cadang dari Cina terhambat, termasuk untuk Cybercab dan Semi listrik. Dalam menghadapi tarif yang tinggi yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump, Tesla terpaksa menangguhkan rencana impornya. Meskipun perusahaan tersebut telah bersiap untuk menanggung kenaikan tarif sebesar 34%, kenaikan yang drastis membuat Tesla harus mundur sementara. Meski demikian, Tesla berencana untuk mulai menerima kembali komponen dari Cina dalam beberapa bulan mendatang untuk memulai produksi uji coba Cybercab dan Semi pada bulan Oktober. Meski masih terjadi ketidakpastian mengenai tarif impor yang tinggi, Tesla tetap berusaha untuk tetap beroperasi dan memperkuat rantai pasokan globalnya. Dengan begitu, prospek investasi dan pengembangan Tesla tetap menarik perhatian meskipun menghadapi tantangan tarif yang signifikan.
Tesla Menunda Impor Cybercab dan Semi Parts dari Cina
Read Also
Recommendation for You

Mazda tidak pernah membuat Miata versi listrik, dan Tesla Roadster masih dalam tahap pengembangan. Jadi,…

Tesla mengalami penurunan pengiriman global di sejumlah pasar kunci, tetapi berhasil meningkatkan penjualannya di Jepang….

Honda baru-baru ini meluncurkan versi terbaru dari Fit di China dengan penampilan yang menggemaskan. Tetapi…

Mansory, tuner kenamaan, telah melakukan modifikasi pada hypercar Koenigsegg pertamanya, yaitu model Jesko, sebagai bagian…

Chevrolet Corvette ZR1X telah secara resmi memecahkan rekor sebagai mobil produksi tercepat di Amerika Serikat…







