Prabowo Setujui Kenaikan Tunjangan Kinerja Pegawai Kemenpora

Prabowo Setujui Kenaikan Tunjangan Kinerja Pegawai Kemenpora

Angin segar datang bagi pegawai Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menyetujui kenaikan tunjangan kinerja atau tukin bagi aparatur di kementerian tersebut melalui Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2025 yang diteken pada 6 Mei 2025. Kebijakan ini menjadi penyesuaian pertama sejak terakhir kali tukin Kemenpora diubah pada 2019 lewat Perpres Nomor 14 Tahun 2019.

Langkah yang lama dinanti pegawai Kemenpora

Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menyambut keputusan itu sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan pegawai Kemenpora. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo, seraya berharap kenaikan tukin ini bisa menjadi dorongan tambahan bagi jajaran pegawai dalam menjalankan tugas dan mendukung Asta Cita Presiden.

Menurut Dito, pengajuan kenaikan tukin sebenarnya bukan perkara baru. Usulan tersebut telah diajukan sejak 2020, namun tertahan akibat pandemi COVID-19. Pada 2022, pengajuan kembali disampaikan, tetapi belum mendapat persetujuan karena proses penyederhanaan birokrasi belum sepenuhnya berjalan.

Reformasi birokrasi jadi syarat penting

Kemenpora kemudian mengambil langkah lanjutan dengan menerbitkan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 8 Tahun 2022 sebagai bagian dari penyederhanaan birokrasi. Upaya itu berlanjut pada 2023 ketika Kemenpora berhasil menyamakan jabatan fungsional hingga 99 persen. Capaian tersebut menjadi salah satu dasar kuat untuk kembali mengajukan kenaikan tukin pada 2024.

Usulan itu kemudian melewati sejumlah tahapan paparan dan evaluasi bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Keuangan, serta Sekretariat Presiden. Setelah proses tersebut dinilai memenuhi syarat, persetujuan akhirnya diberikan dan dituangkan dalam peraturan presiden yang ditandatangani Prabowo pada 6 Mei 2025.

Dorongan untuk kinerja yang lebih optimal

Di lingkungan Kemenpora, keputusan ini dipandang sebagai penguat semangat kerja, terutama di tengah tuntutan kementerian untuk terus mendukung prestasi olahraga dan pengembangan generasi muda. Kemenpora menegaskan komitmennya untuk tetap berada di jalur dukungan terhadap Asta Cita Presiden, dengan harapan kenaikan tukin turut mendorong kinerja pegawai agar lebih optimal dalam menjalankan program strategis pemerintah di bidang kepemudaan dan olahraga.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.