Bollinger Motors, perusahaan rintisan mobil listrik yang sebelumnya dikenal karena gugatan paten terhadap Munro, kini dilaporkan berada dalam pengawasan kurator dan menunggu likuidasi, seperti yang dilaporkan oleh Automotive News. Pendiri dan mantan CEO perusahaan, Robert Bollinger, mengajukan gugatan sebesar $10 juta terhadap perusahaan tersebut, dengan klaim bahwa pembayaran tersebut belum dipenuhi. Meskipun dia mengundurkan diri pada 2024, perusahaan sekarang dimiliki oleh Mullen Automotive Inc. berbasis di California.
Gugatan tersebut melaporkan bahwa Bollinger memberikan pinjaman sebesar $10 juta dengan persyaratan pembayaran bunga berkala yang belum dipenuhi, sehingga menyebabkan permintaan untuk ditetapkan sebagai kurator dan mengamankan aset perusahaan. Dalam sidang pengadilan yang diadakan pada 7 Mei, hakim mengabulkan permintaan kurator, yang menfreeze semua aset Bollinger Motors, termasuk truk B4 yang sedang dirakit. Tidak hanya itu, ada juga tuntutan hukum lain yang melibatkan pemasok dalam masalah ini.
Meskipun Bollinger Motors enggan mengomentari hasil kasus tersebut, Presiden dan CEO Bryan Chambers menyatakan komitmennya untuk terus menghadirkan kendaraan kelas dunia kepada pelanggan. Mereka sementara menghentikan produksi untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar dan merencanakan produksi Model Tahun 2026. Situs web Bollinger Motors juga mengumumkan beberapa penjualan truk B4 ke lembaga-lembaga di New York dan California, meskipun kehadiran truk ini pada acara tersebut belum dapat dipastikan.












