NASA berhasil menghidupkan kembali mesin pendorong Voyager 1 setelah wahana antariksa itu mengalami gangguan komunikasi. Dampak perbaikan antena berbasis Bumi pada Voyager 1 membuatnya tetap beroperasi hingga dapat melakukan kontak dengan Bumi tahun depan. Voyager 1, diluncurkan pada September 1977, menggunakan mesin pendorong utama untuk mengarahkan antena ke Bumi, sementara mesin pendorong tambahan mengendalikan putaran wahana agar tetap berorientasi di ruang angkasa. Meskipun pendorong utama berhenti bekerja dua dekade lalu, setelah dua pemanas internal mati, para insinyur NASA berhasil menghidupkannya kembali untuk mencegah penyumbatan yang bisa menghentikan wahana tersebut. Voyager 1 dan Voyager 2, diluncurkan bersama pada 1977, masih aktif hingga saat ini dan menjelajahi ruang antarbintang. Wahana ini mendapatkan daya dari panas plutonium yang diubah menjadi listrik, dan meskipun dayanya menurun setiap tahun, Voyager 1 dan 2 tetap beroperasi dengan baik, menjadikan mereka eksplorator antariksa yang patut diakui.
Wahana Rusak di 25,5 Miliar Km dari Bumi Kembali Menyala
Read Also
Recommendation for You

Menurut para ilmuwan, tahun 2025 tercatat sebagai tahun terpanas ketiga dalam sejarah pencatatan suhu global….

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kenaikan cuaca ekstrem di bagian selatan Indonesia, terutama…

Produk kecerdasan buatan dari OpenAI, ChatGPT, akan segera mulai menampilkan iklan di layanan chatbot-nya untuk…

TheoTown, sebuah game simulasi pembangunan kota, sedang menjadi populer di kalangan para gamers di Indonesia….

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait bibit siklon tropis 97S…







