Orang yang Bekerja untuk GT-R Baru: Kunci Sukses Penjualan!

Nissan saat ini sedang melakukan pemangkasan biaya besar-besaran setelah mengalami kerugian dalam beberapa tahun terakhir akibat penjualan yang tidak sesuai dengan investasi. Perusahaan ini fokus pada peta jalan produk baru yang berpusat pada crossover dan SUV yang tengah populer, namun masih mempunyai rencana untuk meluncurkan mobil-mobil yang menghadirkan sensasi berkendara. Seorang pejabat Nissan menyatakan bahwa GT-R generasi berikutnya sedang dalam pengembangan aktif dan akan kembali dengan pasti.

Menurut Wakil Presiden Strategi Pemasaran Produk Nissan, Arnaud Charpentier, perusahaan tengah bekerja pada supercar baru yang akan menggunakan teknologi powertrain masa depan. Ditegaskan bahwa meskipun berfokus pada mobil sport, Nissan harus tetap mempertahankan performa yang tidak kalah dengan SUV listrik untuk tetap menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen. Meski belum ada detail jelas mengenai GT-R baru, Nissan berusaha untuk “menemukan kembali gagasan tentang mobil sport.”

Para eksekutif Nissan juga membicarakan kemungkinan GT-R berikutnya akan sepenuhnya bertenaga listrik. Konsep Hyper Force dengan tenaga besar telah digambarkan sebagai tujuan yang akan dicapai pada akhir dekade ini. Meskipun rencana ini masih berjalan, pejabat Nissan telah mengungkapkan keyakinan mereka terhadap kehadiran GT-R baru. Meski demikian, Nissan juga harus memprioritaskan pemangkasan biaya dan fokus pada model-model utama seperti Sentra baru dalam situasi ekonomi yang sulit.

Sementara mobil sport baru akan memberikan dampak positif pada citra Nissan, realitas pasar menunjukkan kecenderungan lebih kepada SUV bervolume tinggi. Meski ada harapan, Nissan harus menjaga keseimbangan antara pemotongan biaya dan pengembangan produk baru, memastikan keberlanjutan bisnis di masa depan. Semua rencana dan harapan untuk GT-R baru harus tetap realistis dalam konteks kondisi industri saat ini.

Source link