Mazda MX-30 Listrik Mati di Eropa, Tapi Masih Tersedia untuk Pasar Lain
Mazda MX-30, mobil listrik pertama dari Mazda, telah dihentikan penjualannya di Eropa setelah beberapa tahun hadir di pasar. Meskipun demikian, varian MX-30 e-Skyactiv R-EV yang menggunakan mesin rotari masih tersedia di pasar lain, seperti di Jepang.
Mesin rotari yang digunakan sebagai generator untuk mengisi baterai 17,8 kWh memberikan pengalaman berkendara berbasis EV yang unik bagi konsumen. Meskipun MX-30 sudah ditarik dari Eropa, model ini bisa menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari kendaraan listrik dengan teknologi yang berbeda.
Selain varian dengan mesin rotari, Mazda MX-30 juga diluncurkan dengan mesin bensin 2.0 liter yang disedot secara alami di pasar Jepang dan beberapa pasar lainnya. Meskipun demikian, pengembangan kendaraan listrik menjadi fokus utama Mazda untuk masa depan, dengan rencana meluncurkan platform kendaraan listrik khusus pada tahun 2027.
Sebagai salah satu langkah awal, Mazda telah memproduksi beberapa mobil listrik dalam jumlah terbatas, seperti Demio/Mazda2 EV yang dirilis di Jepang pada tahun 2012. Dengan perubahan tren industri otomotif menuju kendaraan ramah lingkungan, Mazda berada di garis depan dalam menghadirkan teknologi listrik yang inovatif. Meskipun MX-30 berakhir di Eropa, Mazda terus mengembangkan kendaraan listrik untuk meraih pasar global yang semakin berkembang.












