BMW hampir saja meluncurkan versi baru dari mobil ikonik mereka, M1. Meskipun begitu, rencana tersebut akhirnya dibatalkan pada menit-menit terakhir, menandakan bahwa BMW tidak akan segera merilis supercar baru. Frank van Meel, bos divisi BMW M, menyatakan bahwa perusahaan saat ini lebih fokus pada model-model performa tinggi yang sudah ada, daripada mengembangkan supercar baru mirip dengan M1.
Meskipun begitu, BMW saat ini tengah bersiap untuk memperkenalkan arsitektur Neue Klasse yang akan mendukung versi listrik dan bertenaga bensin dari M3 yang sangat dinantikan. Mesin gas baru dengan kapasitas 3.0 liter inline-enam twin-turbocharged S58 akan menjadi andalan dari M3 berikutnya. Sebelumnya, BMW sedang merencanakan untuk meluncurkan M1 baru yang merupakan mobil hibrida plug-in dengan mesin empat silinder pembangkit tenaga sebesar 600 tenaga kuda.
Meskipun proyek M1 baru sempat dimulai selama pandemi COVID-19, BMW menghentikan proses pengembangan dan beralih ke proyek XM. Namun, karena XM tidak meraih kesuksesan yang diharapkan, BMW kembali fokus pada pengembangan supercar baru mereka. Meskipun banyak yang percaya bahwa pasar saat ini lebih tertarik pada SUV daripada mobil sport, BMW yakin bahwa waktu yang tepat untuk meluncurkan supercar baru akan segera tiba.












