Jaguar sedang berdiri di persimpangan penting. Di satu sisi, pabrikan asal Inggris ini perlahan meninggalkan deretan model lamanya dan bersiap masuk penuh ke era listrik. Di sisi lain, mereka masih menyisakan satu pernyataan terakhir dari masa kejayaan mesin V-8: F-Pace SVR 575 Ultimate Edition. Model ini baru saja dipasarkan di Australia sebagai bentuk penutup untuk mesin 5.0 liter supercharged yang telah lama identik dengan karakter paling buas Jaguar.
Perpisahan dengan mesin V-8
F-Pace SVR 575 Ultimate Edition membawa tenaga 567 tenaga kuda, cukup untuk membuat SUV ini melesat dari 0-62 mph dalam 4,0 detik. Kecepatan puncaknya mencapai 178 mph, angka yang menegaskan bahwa Jaguar masih ingin meninggalkan jejak kuat sebelum benar-benar beralih ke kendaraan listrik. Mesin V-8 ini bukan sekadar spesifikasi teknis, melainkan bagian dari identitas merek yang selama 15 tahun terakhir memberi Jaguar citra performa tinggi.
Langkah ini terasa semakin penting karena tahun lalu Jaguar telah menghentikan hampir semua modelnya, dengan F-Pace menjadi satu-satunya pengecualian. Kini, keberadaan edisi khusus ini seolah menjadi salam perpisahan untuk era mesin pembakaran internal yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama Jaguar.
Eksklusif, mahal, dan sangat terbatas
Ultimate Edition ini tidak dirancang untuk pasar massal. Jaguar hanya menyiapkan empat pilihan warna eksklusif dan membekalinya dengan sejumlah fitur premium seperti jok kulit, head-up display, kaca privasi, atap panoramik, dan perlengkapan mewah lain yang mempertegas posisinya sebagai SUV kelas atas. Untuk pasar Australia, harganya dipatok di AUS$182.235.
Jumlah produksinya pun sangat terbatas, hanya 60 unit. Kombinasi harga tinggi, fitur mewah, dan jumlah yang minim membuat model ini bukan sekadar kendaraan, melainkan penanda momen transisi Jaguar sebelum meninggalkan mesin V-8 sepenuhnya.
Jaguar menatap masa depan listrik
Arah baru Jaguar sudah mulai terlihat lewat Type 00 Concept, yang nantinya akan diwujudkan menjadi grand tourer empat pintu saat versi produksinya meluncur. Perubahan ini menjadi bagian dari upaya Jaguar untuk naik kelas dan menyasar pembeli baru dengan daya beli lebih tinggi melalui mobil listrik. Dalam strategi tersebut, F-Pace dan model-model bermesin konvensional lain tidak lagi menjadi pusat perhatian.
Transformasi ini menunjukkan bahwa Jaguar tidak hanya sedang mengganti teknologi penggerak, tetapi juga mencoba membangun ulang posisinya di pasar mobil mewah. Dan di tengah perubahan besar itu, F-Pace SVR 575 Ultimate Edition hadir sebagai penutup yang keras, cepat, dan sangat terbatas untuk sebuah era yang segera berakhir.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












