Review Perlengkapan Adventure Alpinestars All Terra Terbaru

Satu nama baru kini dipakai Alpinestars untuk menegaskan ambisinya di segmen adventure dan touring: All Terra. Bagi merek yang selama ini lekat dengan reputasi perlindungan, performa, dan kenyamanan, langkah ini bukan sekadar ganti label. All Terra diposisikan sebagai identitas baru untuk perlengkapan berkendara jarak jauh dan petualangan, dengan pendekatan yang lebih spesifik terhadap kebutuhan pengendara modern yang makin beragam.

All Terra jadi wajah baru lini adventure Alpinestars

Menurut keterangan juru bicara perusahaan, lini touring dan adventure Alpinestars akan digabung ke dalam merek All Terra. Ke depan, produk-produk baru untuk dua segmen itu akan hadir di bawah nama tersebut. Alpinestars menyebut All Terra lahir dari divisi pengembangan produk yang memang didedikasikan khusus, dengan pengujian di laboratorium internal dan validasi di enam benua. Klaimnya, perlengkapan ini sudah diuji di kondisi yang keras, mulai dari hutan lembap Asia Tenggara, dataran tinggi Andes, gurun Afrika, hingga medan tak menentu di Amerika Utara.

Jaket lama hadir lagi, tapi dengan pembaruan penting

Untuk musim berkendara 2025, beberapa produk yang sudah dikenal kembali dimunculkan dengan nama All Terra, termasuk Andes Air Drystar dan ST-7 2L Gore-Tex. Keduanya mendapat pembaruan pada sistem proteksi Plasma. Harganya juga sudah diumumkan: Andes Air Drystar dibanderol 299,95 dolar AS, sedangkan ST-7 2L dipasarkan 739,95 dolar AS.

Di saat yang sama, All Terra juga memperkenalkan dua jaket baru yang lebih ramah di kantong, yakni ST-2 Air dan Stella ST-2 Air. Keduanya dijual 249,95 dolar AS untuk pria maupun wanita. Alpinestars menyebut keduanya sebagai pilihan untuk touring musim panas, dengan fokus pada aliran udara, perlindungan, dan desain yang lebih ramping serta modern. Dari tampilannya, jaket ini memang lebih ringan dan lebih cocok untuk cuaca panas dibandingkan perlengkapan adventure yang biasanya terlihat penuh lapisan.

Siap dipakai dengan proteksi modern

ST-2 Air dan Stella ST-2 Air sama-sama dibekali Nucleon Flex Plus Protector di area siku dan bahu. Keduanya juga kompatibel dengan Tech-Air, sistem airbag dari Alpinestars yang kini makin sering menjadi pertimbangan pengendara untuk menambah lapisan keselamatan. Selain itu, kedua jaket tersebut sudah mengantongi sertifikasi CE-Level AA.

Dirancang untuk mengurangi gangguan saat berkendara

Robert Keathley, Product Developer untuk All Terra, menekankan bahwa desain lini ini berangkat dari pemahaman terhadap pengguna di kondisi nyata. Menurutnya, perlengkapan yang baik tidak boleh membuat pengendara sibuk mengurus rasa tidak nyaman, seperti udara dingin, air yang masuk, bagian yang terlalu kaku, atau detail yang justru mengganggu fokus. Karena itu, All Terra dibangun untuk menghapus masalah-masalah kecil yang sering dianggap remeh, tetapi bisa berdampak besar saat perjalanan berlangsung.

Produk-produk All Terra sudah mulai dijual, dan beberapa jaket bahkan dilaporkan habis terjual. Respons awal ini menunjukkan bahwa pasar memang sudah menunggu pendekatan baru dari Alpinestars di segmen adventure dan touring. Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.