7 Manfaat Rebusan Lengkuas untuk Kesehatan Tubuh

7 Manfaat Rebusan Lengkuas untuk Kesehatan Tubuh

Di banyak dapur Nusantara, lengkuas kerap dianggap sekadar bumbu pelengkap. Padahal, saat diolah menjadi rebusan, rempah ini menyimpan sejumlah potensi yang menarik untuk kesehatan tubuh. Dari membantu meredakan peradangan hingga mendukung pencernaan, rebusan lengkuas mulai dilirik sebagai minuman sederhana yang bisa dikonsumsi di rumah tanpa proses rumit.

Kandungan Aktif yang Jadi Andalan

Lengkuas mengandung senyawa aktif seperti gingerol, galangin, flavonoid, dan asam galat. Kombinasi inilah yang membuat rebusan lengkuas memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Dalam praktiknya, kandungan tersebut dipercaya dapat membantu tubuh menghadapi peradangan, termasuk keluhan nyeri sendi yang kerap mengganggu aktivitas sehari-hari.

Tak berhenti di situ, antioksidan di dalamnya juga berperan menjaga sel tubuh dari paparan radikal bebas. Polifenol, flavonoid, dan vitamin C menjadi bagian penting yang mendukung daya tahan tubuh agar tetap bekerja optimal.

Manfaat untuk Pencernaan, Imun, dan Metabolisme

Salah satu alasan rebusan lengkuas cukup populer adalah efeknya pada sistem pencernaan. Minuman ini disebut dapat membantu meredakan mual, muntah, dan rasa kembung yang sering muncul setelah makan atau saat tubuh kurang nyaman. Karena itu, rebusan lengkuas kerap dipilih sebagai minuman hangat yang menenangkan lambung.

Dari sisi imunitas, kandungan antioksidannya dinilai membantu meningkatkan pertahanan tubuh. Sejumlah temuan juga menunjukkan lengkuas berpotensi mendukung kestabilan gula darah dan kolesterol, sehingga ikut berkaitan dengan kesehatan jantung dan risiko diabetes. Bahkan, lengkuas dikaitkan dengan upaya menekan risiko penyakit degeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

Cara Minum dan Batas Aman yang Perlu Diperhatikan

Untuk membuat rebusan lengkuas, irisan lengkuas cukup direbus dalam air mendidih selama 10 hingga 20 menit, lalu disaring. Agar rasanya lebih nyaman diminum, air rebusan bisa ditambah madu atau perasan lemon. Konsumsinya umumnya disarankan 1–2 gelas per hari, namun tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

Meski manfaatnya cukup banyak, rebusan lengkuas sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan. Wanita hamil atau menyusui juga perlu lebih berhati-hati. Jika memiliki kondisi medis tertentu, berkonsultasi dengan dokter tetap menjadi langkah yang paling aman sebelum menjadikannya rutinitas harian.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.