Perusahaan robotik di Shenzhen, China, telah mengembangkan robot humanoid pertama di dunia yang dapat mengganti baterainya sendiri secara otomatis. Robot yang dibuat oleh UBTech ini dilengkapi dengan sistem penggantian baterai hot-swappable, yang memungkinkan pergantian baterai tanpa mematikan robot atau memerlukan bantuan manusia. Teknologi ini meningkatkan efisiensi operasional robot tanpa adanya jeda, serta membantu mengurangi biaya operasional. Penggunaan robot ini semakin meluas di industri otomotif dan elektronik untuk menangani tugas-tugas berat dan berulang. Pasar robot humanoid di China diperkirakan akan mengalami pertumbuhan signifikan dari Rp6,21 triliun pada tahun 2024 menjadi sekitar Rp170,6 triliun pada tahun 2029.
Robot di China: Ganti Baterai Mandiri Tanpa Manusia
Read Also
Recommendation for You

BMKG Memprediksi Wilayah Indonesia Akan Terkena Hujan Lebat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan…

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan kepolisian untuk mengawasi ruang digital lebih ketat…
Empat astronaut yang tergabung dalam misi Artemis II berhasil kembali ke Bumi setelah menjalankan misi…

Pakar oseanografi memberikan pandangan positif terhadap potensi keberkah di laut meskipun kekeringan mulai mengancam sejumlah…

Cuaca di Eropa diprediksi akan dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang diperkirakan akan menjadi sangat…






