Mengapa McLaren F1 Bukan Mobil Tercepat di Dunia

McLaren F1 sudah lama dianggap sebagai salah satu mobil paling istimewa yang pernah dibuat. Tiga dekade setelah debutnya pada 1992, supercar ini masih memikat kolektor, bukan hanya karena status legendarisnya, tetapi juga karena jumlahnya yang sangat terbatas dan riwayat kepemilikannya yang nyaris seperti catatan sejarah. Salah satu unit tahun 1997 kini kembali jadi sorotan karena diperkirakan bisa menembus harga lebih dari $23 juta saat dilelang bulan depan.

Unit Langka dengan Riwayat Menarik

Mobil yang dimaksud adalah McLaren F1 chassis 062. Pada awalnya, mobil ini dibeli oleh CEO Oracle Software, Larry Ellison. Setelah berpindah tangan sebanyak tiga kali, odometernya tercatat masih di bawah 6.500 mil, angka yang sangat kecil untuk mobil berusia lebih dari 25 tahun. Ellison sendiri disebut hanya menggunakannya sejauh 2.600 mil sebelum melepasnya pada 2005.

Setelah itu, pemilik kedua menambah jarak tempuh kurang dari 1.000 mil sebelum menjualnya kepada pemilik saat ini pada 2010. Sepanjang hidupnya, mobil ini tetap berada di California, sesuatu yang ikut menambah daya tariknya di mata kolektor.

Perawatan Khusus dan Kondisi Terjaga

Chassis 062 juga mendapatkan sejumlah peningkatan dari McLaren Special Operations. Beberapa pembaruan mencakup knalpot sport, sistem pendingin udara yang lebih baik, radiator yang ditingkatkan, serta tangki bahan bakar aluminium. Pada Oktober 2023, mobil ini menjalani servis besar, termasuk transmisi yang dibangun ulang, busi baru, dan empat ban baru untuk roda magnesium orisinalnya.

Perawatan lain yang dilakukan meliputi pemasangan baterai baru, kaca depan yang sesuai, serta sejumlah sentuhan dari McLaren Philadelphia pada lapisan emas di ruang mesin V-12 6,1 liter buatan BMW. Kombinasi kondisi asli dan pemeliharaan detail inilah yang membuat unit ini tetap sangat menarik di pasar mobil kolektor.

Siap Jadi Incaran di Monterey Car Week

McLaren F1 ini hadir dalam warna Magnesium Silver dengan interior kulit hitam dan jok pengemudi abu-abu. Dari tujuh unit yang diimpor ke Amerika Serikat, konfigurasi seperti ini termasuk yang paling dicari karena menjaga karakter asli mobil tetap utuh. Bulan depan, RM Sotheby’s akan melelangnya dalam rangka Monterey Car Week.

Jika hasil lelang sesuai perkiraan, mobil ini berpeluang masuk daftar McLaren F1 termahal yang pernah terjual. Bagi pasar kolektor, angka itu bukan sekadar harga, melainkan cerminan betapa langkanya sebuah mobil yang masih membawa reputasi besar sejak era awal supercar modern.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.