Mobil Listrik Honda Tanpa Layar Tengah: Pesona Mungil yang Menggemaskan
Honda kembali menarik perhatian lewat langkah yang tak biasa di segmen mobil listrik kompak. Setelah memamerkan konsep Super EV di ajang Goodwood Festival of Speed bulan ini, pabrikan asal Jepang itu kini memperlihatkan versi yang lebih dekat ke pasar lewat N-One e:, mobil mungil bergaya kei car yang debut di Jepang. Meski tampilannya tidak semencolok Super EV—terutama tanpa fender melebar—model ini justru menawarkan pendekatan yang lebih realistis untuk penggunaan harian di kota.
Honda Mengarahkan Fokus ke Mobil Listrik Perkotaan
Kehadiran N-One e: memberi sinyal bahwa Honda masih serius membangun identitas baru untuk kendaraan listrik kecilnya setelah Honda e. Walau detail teknis lengkap belum diumumkan, mobil ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 3,4 meter, lebar 1,48 meter, dan tinggi 2 meter. Ukuran tersebut membuatnya sangat cocok untuk lalu lintas padat, jalan sempit, dan kebutuhan mobilitas jarak pendek di lingkungan urban.
Dari sisi daya jelajah, Honda menyebut N-One e: mampu menempuh 167 mil dalam satu kali pengisian berdasarkan siklus WLTC. Angka ini memang belum disertai rincian soal tenaga keluaran, tetapi cukup untuk memberi gambaran bahwa mobil listrik kecil ini tidak hanya mengandalkan bentuk lucu, melainkan juga fungsi yang relevan bagi pengguna perkotaan.
Kabin Sederhana, Praktis, dan Tetap Modern
Bagian interior N-One e: dirancang dengan pendekatan fungsional. Dasbornya dibuat tegak, sementara solusi penyimpanan tersebar di beberapa titik kabin agar ruang yang terbatas tetap terasa efisien. Honda juga tidak menghilangkan unsur kenyamanan modern, dengan menyematkan layar infotainment berukuran sembilan inci serta sejumlah tombol fisik yang memudahkan pengoperasian tanpa harus bergantung sepenuhnya pada layar sentuh.
Di tengah tren mobil yang semakin minim tombol, keputusan Honda mempertahankan kontrol fisik terasa seperti langkah yang masuk akal. Untuk mobil mungil yang ditujukan bagi penggunaan harian, kemudahan akses dan kepraktisan sering kali lebih penting daripada tampilan yang terlalu futuristis.
Fungsi V2L Jadi Nilai Tambah
N-One e: juga dibekali dukungan vehicle-to-load atau V2L, fitur yang memungkinkan mobil digunakan sebagai sumber daya listrik untuk perangkat tertentu. Honda bahkan menyiapkan opsi agar mobil ini bisa berfungsi layaknya powerbank berjalan saat dihubungkan ke rumah. Fitur semacam ini menambah nilai guna mobil listrik kecil tersebut, terutama bagi konsumen yang mencari kendaraan praktis sekaligus serbaguna.
Pemesanan N-One e: dijadwalkan dibuka pada 1 Agustus, dengan pengiriman di Jepang dimulai pada musim gugur mendatang. Sementara itu, versi produksi dari konsep Super EV disebut berpeluang hadir lebih dulu di Eropa, menunjukkan bahwa Honda sedang menyiapkan strategi berbeda untuk pasar yang berbeda pula.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












