Tim arkeolog dari Indonesia dan Australia mengumumkan penemuan peralatan dari batu di Sulawesi yang diduga kuat milik Homo floresiensis atau manusia hobbit dari Indonesia. Penemuan ini terdokumentasikan dalam jurnal Nature dengan judul ‘Hominins on Sulawesi during the Early Pleistocene’. Peralatan tersebut, tujuh batu berlapis, ditemukan pada kedalaman yang berbeda-beda di bawah tanah. Berdasarkan penanggalan batu pasir lokal dan fosil babi, peralatan tersebut diperkirakan berusia antara 1,04 hingga 1,48 juta tahun. Meskipun fosil hominin belum ditemukan di Sulawesi, temuan ini memperkuat hipotesis bahwa manusia purba pernah menetap di pulau-pulau Asia Tenggara seperti Flores, Luzon, dan Sulawesi. Para arkeolog sekarang fokus mencari fosil pembuat alat tersebut untuk mengungkap hubungan mereka dengan Homo floresiensis.
Temuan Batu Purba di Sulawesi: Jejak Manusia Hobbit Terungkap
Read Also
Recommendation for You

BMKG Memprediksi Wilayah Indonesia Akan Terkena Hujan Lebat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan…

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan kepolisian untuk mengawasi ruang digital lebih ketat…
Empat astronaut yang tergabung dalam misi Artemis II berhasil kembali ke Bumi setelah menjalankan misi…

Pakar oseanografi memberikan pandangan positif terhadap potensi keberkah di laut meskipun kekeringan mulai mengancam sejumlah…

Cuaca di Eropa diprediksi akan dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang diperkirakan akan menjadi sangat…






