Spotify bersiap melakukan penyesuaian harga langganan Premium Individual mulai Oktober mendatang di sejumlah negara. Kenaikan ini menjadi perhatian para pelanggan karena menyentuh paket paling banyak digunakan, sementara Spotify menyebut langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas layanan dan mendukung pembaruan fitur produk.
Kenaikan Harga Menyentuh Sejumlah Wilayah
Dalam pemberitahuannya, Spotify akan mengirim email kepada pelanggan Premium di berbagai kawasan, termasuk Asia Pasifik, Eropa, Amerika Latin, dan beberapa wilayah lain. Di sejumlah negara Eropa, harga langganan disebut naik dari 10,99 Euro per bulan menjadi 11,99 Euro per bulan. Perubahan ini menandai penyesuaian harga pertama setelah beberapa tahun terakhir, sehingga banyak pengguna diperkirakan akan mencermati dampaknya sejak awal berlaku.
Bagaimana dengan Indonesia?
Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi yang secara khusus menyebut Indonesia. Namun, harga langganan Spotify di situs Indonesia masih tercatat Rp59.900 per bulan untuk Premium Individual. Di sisi lain, paket Family, Duo, dan Student disebut tidak terdampak oleh kenaikan harga yang diumumkan tersebut. Kondisi ini membuat pengguna di Indonesia masih menunggu apakah penyesuaian serupa akan diterapkan dalam waktu dekat atau tidak.
Spotify Tetap Andalkan Layanan Premium Tanpa Iklan
Spotify selama ini dikenal sebagai salah satu platform streaming musik paling populer dengan jutaan lagu dan podcast yang bisa diakses tanpa iklan bagi pelanggan premium. Karena itu, setiap perubahan harga biasanya langsung mendapat sorotan, terutama dari pengguna yang sudah lama berlangganan. Dengan dimulainya harga baru pada Oktober, Spotify tampaknya ingin menegaskan bahwa pembaruan layanan dan penyesuaian tarif berjalan beriringan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.










