Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa telah mencapai kesepakatan untuk membeli platform media sosial TikTok dari ByteDance, perusahaan asal China. Dalam unggahan di media sosialnya, Trump menyatakan kesepakatan tersebut tanpa menyebut nama TikTok secara langsung. Ia juga menyebut akan berbicara dengan Presiden China Xi Jinping terkait hal ini. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengatakan bahwa kesepakatan ini akan bergantung pada permintaan China terkait konsesi perdagangan. Nantinya, TikTok harus dipisah dari perusahaan induknya, Bytedance, sebagai bagian dari pembicaraan yang lebih luas mengenai tarif dan kebijakan ekonomi AS dan China. Pembicaraan ini berlangsung di Madrid di tengah tuntutan Washington agar sekutunya memberlakukan tarif atas impor dari China terkait pembelian minyak Rusia. Selain itu, negosiasi juga dilakukan untuk mengalihkan kepemilikan TikTok ke AS agar tidak terancam dilarang. Bahkan, pembicaraan telah mencapai fase keempat dalam empat bulan terakhir. Meskipun terdapat kemajuan dalam detail teknis, tidak mudah untuk mencapai kesepakatan mengenai isu-isu lain. China memiliki pandangan tersendiri terkait hal ini, namun AS tetap harus melakukan negosiasi dan pembahasan untuk mencapai pemahaman bersama. Sementara itu, China menyatakan tidak memiliki informasi baru terkait TikTok.
AS-China Pekanpanjasampah TikTok: Respon Trump
Read Also
Recommendation for You

China menghadirkan inovasi terbaru dalam dunia teknologi dengan menciptakan robot humanoid yang dapat bekerja di…

Siklon Tropis Senyar yang melanda Sumatra di akhir 2025 memunculkan diskusi tentang risiko siklon di…

Starlink Memberikan Layanan Internet Gratis untuk Korban Banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat…

Beberapa perusahaan memamerkan robot terbaru mereka pada International Robot Exhibition 2025 di Tokyo Big Sight,…








