Optimalkan Infrastruktur Digital Sekolah Garuda dengan Komdigi

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) akan memastikan setiap Sekolah Garuda memiliki infrastruktur digital yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar. Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan bahwa kementeriannya memiliki tanggung jawab untuk mengelola komunikasi publik dan memastikan ketersediaan infrastruktur digital untuk program Sekolah Garuda. Dengan menyediakan informasi publik yang memadai, diharapkan masyarakat dapat mendaftar dan mengakses program Sekolah Garuda dengan mudah.

Penyediaan infrastruktur digital akan melibatkan mitra BUMN seperti Telkom dan operator seluler lainnya. Meskipun tidak secara langsung membangun infrastruktur tersebut, namun kolaborasi dengan mitra di sektor telekomunikasi akan memastikan keberadaan infrastruktur digital yang memadai di setiap daerah, termasuk di Provinsi Maluku yang sering kali mengalami tantangan dalam hal jaringan.

Sekolah Garuda telah diperkenalkan di 16 lokasi di seluruh Indonesia, terdiri dari 12 Sekolah Garuda Transformasi dan 4 lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru. Program Sekolah Garuda bertujuan untuk mempersiapkan siswa-siswa untuk bersaing dengan siswa dari negara lain. Mendiktisaintek Brian Yuliarto menegaskan bahwa siswa Sekolah Garuda akan dilatih untuk menjadi pesaing yang mampu bersaing dengan siswa dari negara lain.

Melalui program Sekolah Garuda, pemerintah Indonesia berharap dapat menghasilkan lulusan yang siap bersaing di tingkat global dan menjadi pemimpin masa depan. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga menekankan pentingnya bagi siswa lulusan Sekolah Garuda untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi unggulan di dunia. Dengan demikian, program Sekolah Garuda diharapkan dapat mencetak kader-kader terbaik yang siap bersaing di tingkat internasional.

Source link