BMKG melaporkan bahwa Siklon Tropis Fengshen, yang semula berkembang dari Bibit Siklon Tropis 97W di Laut Cina Selatan, saat ini bergerak dengan kecepatan angin maksimum sekitar 30 knot. Namun, dalam 24 jam ke depan, diperkirakan kecepatannya akan menurun dan bergerak ke arah barat daya. Selain itu, BMKG juga memantau Bibit Siklon Tropis 97W di wilayah Laut Filipina, yang masuk ke area pemantauan Pusat Peringatan Dini Siklon Tropis. Meskipun potensi kedua fenomena ini berkembang menjadi siklon tropis masih rendah, namun mereka tetap akan memberikan dampak langsung pada wilayah perairan Indonesia. Gelombang laut tinggi kategori sedang diperkirakan di beberapa wilayah, seperti Laut Natuna Utara dan Selat Karimata bagian utara akibat Siklon Tropis Fengshen, serta di Samudera Pasifik utara Maluku hingga Papua dan perairan Kepulauan Talaud akibat Bibit Siklon Tropis 97W. Dalam pembaruan terbaru, BMKG menyatakan bahwa Siklon Tropis Fengshen masih dalam kategori peluang rendah untuk menjadi siklon tropis dalam 72 jam ke depan.
Update Terkini Siklon Tropis Fengshen di Indonesia
Read Also
Recommendation for You

YouTube telah mengatasi masalah global yang membuat platform mereka down pada Rabu pagi. Laporan gangguan…

Thomas Djamaluddin dari BRIN meramalkan perbedaan awal puasa antara pemerintah dan Muhammadiyah untuk Ramadan 1447…

Platform media sosial X mengalami gangguan akses secara global pada Senin (16/2). Ribuan pengguna dari…

Beberapa ahli mengingatkan bahwa model ekonomi yang tidak tepat dapat memicu krisis keuangan global akibat…






