Kabar buruk seputar KTM telah melanda dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari masalah camshafts hingga penipuan keuangan. Meskipun sepeda motornya tetap menjadi impian banyak orang, reputasi perusahaan telah tercemar. Namun, dengan kepemilikan baru oleh Bajaj, harapan mulai muncul bahwa KTM akan bangkit dari keterpurukan ini.
Dalam upaya memperbaiki citra perusahaan, Bajaj merencanakan pemotongan biaya overhead besar-besaran dan restrukturisasi tim manajemen. Langkah-langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan penjualan domestik dan ekspor, sambil menjaga stabilitas dan kepercayaan terhadap merek KTM.
Meskipun keputusan ini berpotensi mengakibatkan banyak pekerjaan hilang, terutama di kalangan pekerja kerah putih, Bajaj meyakinkan bahwa langkah ini diperlukan untuk mengatasi masalah manajemen dan birokrasi yang membebani perusahaan. Dengan fokus pada efisiensi biaya dan kinerja, Bajaj berharap KTM akan kembali ke jalur yang benar dalam waktu dekat.
Meskipun bukan keputusan yang mudah, langkah-langkah ini dianggap perlu untuk membangun kembali fondasi perusahaan dan memastikan kelangsungan bisnis jangka panjang. Meskipun ada kerugian yang harus ditanggung, diharapkan bahwa dengan restrukturisasi ini, KTM akan kembali bersinar dan mendapatkan kembali kepercayaan pelanggan.












