Rockstar Games akan meluncurkan Grand Theft Auto (GTA) VI pada 19 November 2026, mengubah jadwal dari sebelumnya yang direncanakan pada Mei 2026. Pengumuman ini telah menambah panjang masa tunggu para penggemar setia dari franchise game yang populer ini. Dalam pengumumannya di Instagram, Rockstar Games menuliskan tanggal perilisan GTA VI pada Kamis, 19 November 2026. Perubahan jadwal tersebut membuat para penggemar harus menunggu sedikit lebih lama, namun Rockstar mengungkapkan permintaan maaf dan alasan bahwa waktu tambahan tersebut dibutuhkan untuk menyempurnakan kualitas game. Meskipun penantian menjadi lebih panjang, mereka mengungkapkan antusiasme para pemain dalam menjelajahi wilayah Leonida dan Vice City modern. Sebelumnya, perilisan GTA VI seharusnya berlangsung pada musim gugur tahun yang sama, tetapi Rockstar Games membutuhkan waktu tambahan untuk memastikan kualitas yang lebih baik. Pengumuman perubahan jadwal ini mendapatkan berbagai reaksi dan dukungan dari para penggemar yang telah menantikan game ini selama lebih dari satu dekade. Para pengamat industri game memprediksi bahwa GTA VI akan menjadi hit instan seperti pendahulunya, Grand Theft Auto V, yang telah terjual lebih dari 200 juta kopi sejak perilisannya pada tahun 2013. Rockstar Games telah merilis cuplikan pertama GTA VI pada Desember 2023, yang mengonfirmasi kembalinya cerita ke Vice City dan memperkenalkan karakter Lucia sebagai pemeran utama wanita pertama dalam franchise ini. Cuplikan tersebut berhasil menarik perhatian lebih dari 100 juta penonton dalam waktu 24 jam, menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk perilisan game ini.
Rilis GTA VI Molor Lagi, Tepat Waktu November 20XX
Read Also
Recommendation for You

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas curah hujan di Jakarta dan sekitarnya telah…

Tim Cook, CEO Apple, telah mengungkapkan dua rahasia kesuksesan Apple yang merupakan kunci penting di…
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengesahkan Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2026 yang merupakan…

Militer Amerika Serikat telah menggunakan berbagai alat kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan serangannya bersama Israel…







