Pada beberapa waktu terakhir, muncul modus penipuan baru yang memanfaatkan fitur video call. Penipu melakukan panggilan video kepada korban dan mengklaim bahwa mereka adalah penerima paket narkoba. Mereka mencoba untuk memeras korban dengan menunjukkan seseorang yang mereka sebut sebagai kurir narkoba yang akan mengirim paket kepada korban.
Modus penipuan ini dilakukan dengan mengaku sebagai polisi melalui video call dan menunjukkan kurir palsu yang hendak mengirimkan paket narkoba kepada penerima telepon. Polisi juga menyoroti pentingnya untuk waspada terhadap kasus penipuan semacam ini, terutama dengan adanya modus penipuan yang serupa sebelumnya yang telah menimbulkan banyak korban.
Selain itu, penipuan melalui panggilan telepon juga marak terjadi dengan modus penipuan paylater. Pelaku mengaku berasal dari pihak marketplace atau layanan keuangan terkemuka dan berusaha untuk memanipulasi korban dengan alasan bahwa ada banyak perangkat ponsel terkoneksi ke akun marketplace atau layanan keuangan korban.
Dalam situasi ini, hal terpenting adalah tetap tenang dan tidak panik. Kepanikan hanya akan dimanfaatkan oleh penjahat siber. Oleh karena itu, lebih baik untuk mengabaikan panggilan semacam ini dan tidak memberikan informasi pribadi atau melakukan tindakan yang diminta oleh pihak yang tidak dikenal. Dengan tetap waspada dan tenang, dapat membantu mencegah jatuh korban dalam modus penipuan online baru tersebut.












