Ratu Máxima baru saja menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis. Kunjungan ini dilakukan dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Keuangan Inklusif bagi Pembangunan. Selama kunjungannya, Ratu Máxima menghadiri berbagai pertemuan dan kegiatan strategis terkait keuangan inklusif dan kesehatan keuangan masyarakat.
Perjalanan misi ini dimulai dari Kabupaten Sragen dan Kota Solo di Jawa Tengah, kemudian dilanjutkan ke Kota Jakarta, dan terakhir ke Kabupaten Bekasi di Jawa Barat. Ini merupakan kunjungan kelima Ratu Máxima ke Indonesia, sebelumnya ia telah mengunjungi negara ini pada tahun 2012, 2016, 2018, dan sebagai Ratu Belanda pada tahun 2020.
Selama kunjungannya, Ratu Máxima mengunjungi pabrik garmen di Kabupaten Sragen, Kampung Batik Laweyan di Solo, Women’s World Banking di Pura Mangkunegaran, dan berbagai organisasi dan kompleks perumahan di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Diskusi, pertemuan, dan interaksi dengan berbagai pihak seperti mahasiswa, pengusaha, dan pemberi kerja menjadi bagian penting dari agenda kunjungannya.
Acara terakhir dari kunjungan ini adalah berpartisipasi dalam agenda literasi finansial bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Di akhir kunjungannya, Ratu Máxima bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, untuk berbagi temuan dan kesan dari kunjungannya. Disini, mereka melakukan pertemuan empat mata dan jamuan santap siang.
Kunjungan Ratu Máxima ke Indonesia merupakan bagian dari upaya untuk mempromosikan ketahanan dan kesejahteraan finansial, serta membangun kemitraan yang erat antara Belanda dan Indonesia dalam hal keuangan inklusif. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dukungan internasional untuk pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.












