Tren AI 2026: IBM dan Dampaknya pada Usaha

Teami teknologi IBM meramalkan tren kecerdasan buatan (AI) pada tahun 2026, termasuk sovereign AI dan pengadopsian komputasi kuantum. Menurut GM IBM ASEAN, Catherine Lian, kelima fondasi tren tersebut akan memberikan transformasi penting bagi industri global. Sovereign AI diprediksi akan menjadi prioritas bagi perusahaan, bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga pertumbuhan. Pasar sovereign cloud diperkirakan akan berkembang pesat hingga 2028.

Selain itu, AI diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan perusahaan pada tahun 2026, dari otomatisasi hingga menciptakan pendapatan. CEO perusahaan semakin menyadari bahwa keberhasilan lebih bergantung pada adopsi manusia terhadap teknologi AI. Adopsi GenAI serta fokus pada transformasi AI dianggap kunci dalam persaingan industri.

Interoperabilitas agentic AI juga menjadi tren yang akan membentuk operasional bisnis di masa depan. Kepercayaan pada AI (trusted AI) diprediksi menjadi kunci kesuksesan, dengan pentingnya transparansi produk yang menggunakan AI. Terakhir, adopsi komputasi kuantum diharapkan dapat meningkatkan proses pemecahan masalah dengan lebih baik. Penting untuk mencatat bahwa sumber daya manusia yang mumpuni juga menjadi faktor kunci dalam kesuksesan adopsi teknologi AI di perusahaan.

Source link