Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa Siklon Tropis Grant telah terbentuk pada Selasa (23/12) pukul 07.00 WIB di Samudra Hindia barat daya Lampung, berjarak 1.000 km dari Tanjung Karang-Lampung. Siklon ini merupakan perkembangan dari Bibit Siklon Tropis 93S yang pertama kali terdeteksi di Samudra Hindia selatan Jawa Timur sejak 11 Desember pukul 07.00 WIB.
Saat ini, Siklon Tropis Grant berada dalam kategori 1 dengan kecepatan angin maksimum 35 knots atau sekitar 65 km per jam dan tekanan 996 hPa. Siklon ini bergerak menjauhi wilayah Indonesia sehingga tidak berdampak pada kondisi cuaca di dalam negeri. Meskipun demikian, dampak gelombang laut di pesisir selatan Indonesia masih dapat terasa.
Perkembangan aktivitas siklonik ini berpotensi meningkatkan ketinggian gelombang di sejumlah perairan Indonesia. Wilayah-wilayah seperti perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Pulau Jawa, serta Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa perlu diwaspadai. Selama 24 jam ke depan, Siklon Tropis Grant diharapkan akan menguat menjadi kategori 2 dengan angin maksimum mencapai 50 knot atau 95 km per jam, sambil bergerak ke arah barat-barat laut menjauhi kepulauan Indonesia.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama pelaku operasional pelayaran di wilayah terdampak, untuk memperhatikan perubahan kondisi laut dengan lebih awal. Masyarakat pesisir juga diingatkan untuk terus memantau informasi dari BMKG dan mengikuti arahan mitigasi dari BPBD setempat.












