Rekaman CCTV menunjukkan meteor melintasi langit di atas Gunung Fuji, Jepang pada Jumat dini hari. Fenomena itu terekam oleh kamera CCTV milik Museum Kota Hiratsuka, memperlihatkan bola api menerangi langit malam dan meninggalkan jejak bercahaya. Pada Minggu, fenomena ini terjadi bersamaan dengan peningkatan kewaspadaan di wilayah Gunung Fuji, yang dilengkapi dengan sistem pemantauan canggih untuk mengawasi aktivitas geologis dan atmosfer. Meteor tersebut terlihat pada rekaman kamera pengawas di Museum Kota Hiratsuka, di Prefektur Kanagawa, dekat dengan kaki Gunung Fuji. Video tersebut kemudian menjadi viral di media sosial, dengan banyak warganet memuji kejernihan rekamannya tanpa laporan dampak atau puing-puing yang ditemukan.
Berdasarkan rekaman tersebut, meteor tampaknya telah terbakar habis di atmosfer atas. Perbedaan warna meteor tergantung pada unsur-unsur dalam materialnya, seperti natrium yang menghasilkan cahaya kuning, dan magnesium yang memancarkan cahaya biru atau hijau. Jejak cahaya yang berwarna-warni ini memberikan dampak visual yang mencolok. Meskipun belum ada analisis resmi tentang komposisi meteor, jejak cahaya cerahnya menunjukkan campuran material yang kompleks, mungkin berasal dari batu kecil atau partikel yang memasuki atmosfer Bumi. Wilayah sekitar Gunung Fuji terus dipantau karena sejarah vulkaniknya dan potensi ancamannya. Meskipun meteor tersebut tidak menimbulkan bahaya, deteksinya dimungkinkan berkat infrastruktur pemantauan yang sama untuk aktivitas vulkanik atau seismik.










