Peneliti dari ETH Zurich, Swiss, telah mengirimkan robot anjing ke lereng Gunung Etna di Italia pada Senin (2/2). Robot ini dikirimkan untuk mendeteksi perubahan aktivitas vulkanik secara otonom dengan mengendus gas. Dengan bantuan robot ini, para peneliti dapat mengumpulkan data yang diperlukan untuk memprediksi kemungkinan letusan gunung tanpa harus mengirimkan manusia ke daerah berbahaya. Melalui uji coba di Gunung Etna, para peneliti berhasil melaporkan tiga misi otonom di berbagai medan yang mencapai tingkat otonomi antara 93 hingga 100 persen. Hal ini membuktikan keberhasilan teknologi robotik dalam mendukung riset vulkanologi modern.
Robot Anjing di Gunung Etna: Cium Gas dan Prediksi Letusan
Read Also
Recommendation for You

Hari Raya Idul Fitri merupakan momen penting untuk bersilaturahmi dan menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga….
Nintendo mengajukan gugatan terhadap pemerintah federal di Pengadilan Perdagangan Internasional AS terkait kebijakan tarif Trump…

Tiga mahasiswa asal Jember, Jawa Timur, telah merancang inovasi yang diberi nama EntoSphere. EntoSphere merupakan…








