Pabrikan mobil mewah asal Jerman, Audi, tengah mempersiapkan sejumlah peluncuran produk penting untuk tahun 2026. Antara lain adalah RS5 terbaru, Q7 generasi berikutnya, dan debut Q9. Di samping itu, Audi juga akan melakukan perubahan dalam jajaran produknya dengan menambah dan mengurangi model yang ada.
Salah satu kejutan yang diprediksi adalah pensiunnya Audi A1 dan Q2 pada akhir tahun ini. Keduanya akan digantikan oleh pendatang baru bernama A2, yang merupakan penyegaran dari model sebelumnya yang terakhir kali digunakan sekitar dua dekade lalu. Meskipun A2 generasi pertama tidak sukses secara komersial, Audi berharap varian baru ini, yang merupakan mobil listrik entry-level, akan mendapat respon yang lebih positif.
Dari segi desain, A2 terbaru diperkirakan akan memiliki lampu depan yang terpisah dan gagang pintu yang digantikan oleh sirip kecil yang terintegrasi di garis beltline. Mobil ini akan berbasis pada keluarga VW ID.3 dan diposisikan di bawah Q4 E-Tron. Audi menargetkan calon pembeli yang merindukan hatchback premium seperti BMW i3 yang dihentikan pada 2022.
Menurut Motor1, A2 E-Tron bisa menjadi tambahan menarik di segmen mobil listrik premium yang saat ini didominasi oleh kendaraan yang lebih besar dan lebih mahal. Namun, peluang kesuksesannya di Eropa lebih tinggi daripada di Amerika Serikat karena meningkatnya minat terhadap mobil listrik di wilayah tersebut. Pada 2025, mobil listrik murni telah menyumbang sekitar 19,5 persen dari seluruh penjualan kendaraan di Uni Eropa dan negara sekitarnya.












