Modifikasi Cuaca oleh BMKG-BPBD Jatim untuk Mengurangi Risiko Saat Mudik

BMKG bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur (Jatim) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan risiko cuaca ekstrem selama periode mudik Lebaran 2026. Operasi modifikasi cuaca berlangsung di Posko Lanudal Juanda, Surabaya, dengan fokus mengendalikan intensitas hujan di wilayah rawan bencana. BMKG menyatakan bahwa langkah aktif ini efektif menurunkan rata-rata curah hujan hingga 40 persen. Operasi ini dilakukan sebagai respons terhadap prakiraan peningkatan curah hujan intensitas sedang hingga lebat pada periode 11-20 Maret 2026, yang dapat memicu bencana hidrometeorologi dan mengganggu aktivitas masyarakat selama arus mudik Lebaran. Dalam operasi tersebut, sebanyak 6.800 kilogram bahan semai digunakan untuk mengatur distribusi hujan dan menekan pertumbuhan awan, hasil evaluasi sementara menunjukkan penurunan kejadian hujan lebat dan sangat lebat. Teknologi modifikasi cuaca diapresiasi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, sebagai intervensi berbasis sains dalam mitigasi bencana. BMKG memprediksi potensi hujan di Jawa Timur masih berlangsung hingga 23 Maret 2026, dan meminta masyarakat untuk tetap waspada dan memantau informasi cuaca terkini selama perayaan Idulfitri. Ada informasi lebih lanjut mengenai berita ini di CNN Indonesia.

Source link