Perjalanan misi Artemis 2 memasuki fase penting, setelah para astronaut melampaui titik tengah antara Bumi dan Bulan. NASA melaporkan bahwa kapsul Orion spacecraft dengan empat astronaut telah mencapai titik tersebut setelah dua hari lima jam dari lepas landas. Dalam kapsul tersebut, para awak dapat melihat Bulan secara langsung, membuat astronaut Christina Koch merasa sangat terkesan. Saat ini, Orion berjarak lebih dari 229.000 kilometer dari Bumi, dengan citra awal Bumi yang diambil dari dalam kapsul menampilkan pemandangan yang semakin menjauh seiring perjalanan ke luar angkasa.
Setelah fase awal misi yang intens, para astronaut mulai beradaptasi dengan kondisi mikrogravitasi dan menjalankan pengujian sistem serta peralatan. Astronaut Kanada Jeremy Hansen merasa terkesan dengan perjalanan pertamanya ke luar angkasa, menggambarkan sensasi melayang di gravitasi nol sebagai pengalaman yang luar biasa. Selain Koch dan Hansen, kru Artemis 2 juga terdiri dari Victor Glover dan Reid Wiseman sebagai komandan misi.
Selanjutnya, Orion dijadwalkan memasuki wilayah pengaruh gravitasi Bulan, yang akan menjadi tonggak sejarah penting dalam misi ini. Jika semuanya berjalan lancar, Orion akan mengorbit Bulan, mencapai pencapaian terakhir kali manusia melakukan hal serupa lebih dari 50 tahun lalu. Misi Artemis 2 adalah bagian dari rencana NASA untuk kembali ke Bulan secara berkelanjutan, dengan tujuan membangun kehadiran permanen manusia di sana sebagai langkah menuju eksplorasi lebih lanjut, termasuk ke Mars. NASA menegaskan bahwa seluruh sistem pesawat berfungsi dengan baik dan para awak dalam kondisi prima, sementara juga menjalankan eksperimen ilmiah dan berkomunikasi dengan keluarga di Bumi.










