Google telah menghadirkan inovasi terbaru dalam gelaran Google Cloud Next 2026 yang bertujuan untuk membantu organisasi mengembangkan agen AI otonom yang lebih canggih. Dengan Gemini Enterprise, Google menciptakan sistem end-to-end yang menghubungkan data, manusia, aplikasi, dan agen AI untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas. Sebuah pengungkapan menarik bahwa sekitar 75 persen pelanggan Google Cloud menggunakan produk AI mereka, seperti Badan Antariksa NASA yang memanfaatkan agen AI dalam Gemini Enterprise untuk misi Artemis II. Selain itu, ada Virgin Voyages yang menggunakan Gemini Enterprise untuk mendukung agen AI khusus yang berhasil mengurangi waktu pembuatan kampanye hingga 40 persen. Google Cloud juga meluncurkan Gemini Enterprise Agent Platform, sebuah platform baru yang memungkinkan organisasi untuk membangun, mengukur, dan mengelola agen AI dengan lebih baik. Selain itu, Google juga memperkenalkan arsitektur data baru, seperti Google Cloud Lakehouse, yang memungkinkan organisasi menyimpan data mereka di platform lain tanpa hambatan. Ini adalah beberapa upaya terbaru Google dalam menghadirkan solusi AI yang lebih canggih dan efisien bagi pengguna bisnis mereka.
Inovasi Terbaru Google Cloud: Platform dan Arsitektur AI Baru
Read Also
Recommendation for You

YouTube memperkenalkan Custom Feeds, fitur yang memungkinkan pengguna membentuk tampilan halaman Home berdasarkan perintah tulisan….

Samsung Galaxy S27 Series diperkirakan hadir dengan empat model, termasuk varian baru bernama Galaxy S27…

Tiga peneliti keselamatan dan alignment AI di OpenAI, Mikita Balesni, Tomak Korbak, dan Jasmine Wang,…

Evaluasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terhadap paket internet operator seluler menunjukkan masih adanya layanan…

Robot humanoid beradu jotos dan bergulat dalam turnamen perdana Avatar Robot Combat (ARC) di Singapura….







