Kosmolog Brasil Temukan Metode Perjalanan Cepat ke Mars
Jakarta, CNN Indonesia — Seorang kosmolog asal Brasil tanpa sengaja menemukan cara untuk mempersingkat waktu perjalanan ke Mars dari Bumi hanya dalam 153 hari. Temuan ini menggeser konsep misi ruang angkasa konvensional yang memakan waktu hingga tiga tahun.
Perjalanan ke Mars sendiri umumnya memakan waktu tujuh hingga sepuluh bulan dengan teknologi saat ini. Namun, kolonisasi Mars masih sulit karena jendela kepulangan antara Bumi dan Mars hanya terjadi sekali dalam 26 bulan.
Perjalanan Pulang-Pergi ke Mars dalam Waktu 153 Hari
Temuan terbaru ini, yang dipublikasikan dalam jurnal Acta Astronautica, mengubah perspektif perjalanan ke Mars. Marcelo de Oliveira Souza dari State University of Northern Rio de Janeiro, penulis utama penelitian ini, mengungkapkan metode baru secara tak sengaja.
Souza menggunakan metode kalkulasi standar yang disebut Lambert analysis untuk merancang rute perjalanan antarplanet lebih cepat. Dengan metode ini, dia menghitung bahwa pada tahun 2031, terdapat peluang nyata untuk melakukan perjalanan Bumi-Mars-Bumi dalam waktu 153 hari.
Rute Alternatif dan Roket Generasi Baru
Souza juga mengidentifikasi rute alternatif yang membutuhkan waktu sekitar 226 hari, masih jauh lebih cepat dari misi konvensional. Namun, kecepatan yang diperlukan untuk rute ini belum dapat dicapai oleh roket saat ini.
Ia menyebut roket generasi mendatang seperti Starship milik SpaceX atau New Glenn milik Blue Origin sebagai kandidat yang mungkin bisa mencapai kecepatan yang dibutuhkan untuk misi tersebut.
Meskipun begitu, konsep ini masih dalam tahap pengembangan. Dibutuhkan teknologi dan roket generasi baru untuk mewujudkan perjalanan antarplanet yang lebih cepat dan efisien.










