Spek Lengkap Apache Helikopter AS yang Jatuh di Selat Hormuz

Jatuhnya helikopter tempur Apache milik Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz telah memicu ketegangan dengan Iran. Presiden AS, Donald Trump, langsung menuding Iran sebagai pelaku di balik insiden tersebut. Pasca kejadian tersebut, militer AS melancarkan serangan ke Iran sebagai tindakan balasan.

Spesifikasi Apache AH-64

Helikopter Apache AH-64 yang jatuh di Selat Hormuz merupakan bagian dari keluarga AH-64 yang diproduksi oleh Boeing. Merujuk kepada data resmi dari Boeing, helikopter ini dioperasikan oleh dua personel, seorang pilot dan seorang perwira sistem persenjataan yang duduk dalam konfigurasi tandem vertikal.

Dengan dimensi panjang mencapai 14,7 meter, helikopter ini dilengkapi dengan tiang rotor utama berdiameter 14,6 meter dan tinggi total sekitar 4,7 meter. Desain tersebut dirancang untuk mendukung operasi tempur di berbagai medan geografis dan memungkinkan helikopter ini membawa beban berat dalam misi taktis.

Kemampuan dan Spesifikasi Lainnya

Apache AH-64 dilengkapi dengan dapur pacu dan sistem aerodinamika yang memungkinkannya untuk melakukan manuver agresif di udara. Mesin T700 yang digunakan memberikan peningkatan tenaga dan responsifitas tinggi dengan kecepatan menanjak mencapai lebih dari 853 meter per menit.

Selain itu, helikopter ini mampu mencapai kecepatan maksimum 150 knot atau setara dengan lebih dari 279 kilometer per jam. Dirancang untuk misi serangan presisi dan pertempuran modern, keunggulan Apache AH-64 terletak pada daya tahan, mobilitas, dan kemampuan membawa senjata penuh.

Boeing membekali helikopter ini dengan berbagai sistem persenjataan mematikan, termasuk rudal berpemandu laser Hellfire, roket 2,75 inci, dan senapan mesin otomatis berupa chain gun kaliber 30 milimeter. Dengan berbagai senjata tersebut, Apache AH-64 siap menghadapi berbagai target darat dan udara.

Source link