Menelusuri Ragam Kurma yang Diburu Saat Ramadhan, dari Ajwa hingga Medjool
Menjelang bulan Ramadhan, kurma hampir selalu masuk daftar belanja utama banyak orang. Buah kecil berasa manis ini bukan sekadar pelengkap hidangan berbuka, tetapi juga dikenal karena kandungan nutrisi dan mineralnya yang membantu tubuh kembali bertenaga setelah seharian berpuasa. Dalam tradisi Islam, mengonsumsi kurma saat berbuka juga menjadi salah satu sunnah Rasulullah SAW, sehingga permintaannya kerap meningkat tajam setiap memasuki bulan suci.
Kurma Ajwa hingga Medjool, Punya Karakter yang Berbeda
Di pasaran, kurma hadir dalam berbagai jenis dengan ciri yang tidak sama. Kurma ajwa misalnya, dikenal dengan warna cokelat tua hingga kehitaman, rasa manis yang lembut, dan tekstur yang empuk. Jenis ini menjadi salah satu yang paling populer karena dianggap istimewa oleh banyak konsumen. Sementara itu, kurma medjool banyak digemari karena ukuran buahnya yang besar, dagingnya lembut, dan rasa legit yang kuat. Kurma ini juga disebut kaya akan serat, vitamin, serta mineral penting.
Selain dua jenis tersebut, ada kurma barhi yang punya rasa manis menyerupai karamel. Lalu kurma amber yang dikenal berukuran besar dan memiliki kandungan nutrisi yang lengkap. Di momen menjelang Ramadhan, kurma sukkari juga kerap diburu karena rasanya yang manis dan teksturnya yang disukai banyak orang. Tak kalah menarik, kurma halawy hadir dengan kelembutan daging buah serta cita rasa karamel, sedangkan kurma khola menawarkan manis khas toffee yang menjadi ciri tersendiri.
Manfaat Kurma Tidak Sekadar untuk Berbuka
Di balik rasanya yang manis, kurma menyimpan manfaat yang cukup beragam bagi tubuh. Buah ini kerap dikaitkan dengan dukungan untuk kesehatan jantung, membantu menjaga energi, hingga menjadi pilihan yang dinilai cocok bagi sebagian orang dengan kebutuhan khusus, termasuk penderita diabetes dan ibu hamil. Kandungan alaminya juga membantu tubuh memperoleh kembali asupan cairan dan energi setelah berpuasa.
Karena itu, kurma tidak hanya dicari saat berbuka puasa, tetapi juga menjadi buah yang identik dengan persiapan menyambut Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Ragam jenisnya memberi pilihan bagi masyarakat untuk menyesuaikan selera, kebutuhan, dan kebiasaan konsumsi masing-masing.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.












