Review Desainer Veyron SUV Box dengan Lampu Pop-Up

MG, sebuah merek mobil dengan akar dari Inggris yang sudah berdiri sejak satu abad yang lalu, kini merupakan bagian dari SAIC selama hampir dua dekade. Kantor pusat perusahaan ini terletak di Shanghai, dan baru-baru ini MG membuat gebrakan di pameran otomotif terbesar di Cina. Selain dikenal karena mobil convertible Cyberster yang menarik perhatian, MG sekarang meluncurkan kendaraan baru yang diberi nama Cyber X.

Mobil listrik yang gemuk ini memiliki panjang 169 inci, hampir setara dengan Land Rover Defender 90. MG menyebutnya sebagai “mainan petualangan kota,” menekankan bahwa kendaraan ini didesain untuk penggunaan di perkotaan dengan sentuhan eksplorasi dan petualangan. Platform kendaraan listrik khusus yang dirancang oleh SAIC memungkinkan adanya overhang yang pendek pada kendaraan ini.

Desain konsepnya yang menawan dan tebal memberikan penampilan yang menyegarkan dari tren crossover saat ini. Jika masuk ke produksi, Cyber X diharapkan akan menggunakan teknologi baterai cell-to-body (CTB) dari SAIC, yang meningkatkan kekakuan dan mengurangi bobot kendaraan.

SAIC, atau Shanghai Automotive Industry Corporation, bukan hanya sebuah pembangkit listrik domestik. Data dari Asosiasi Produsen Mobil Eropa menunjukkan bahwa SAIC/MG berhasil menjual kendaraan sebanyak 78.505 unit di kuartal pertama tahun 2025 di negara-negara Uni Eropa, Inggris, dan EFTA. Angka penjualan ini bahkan melampaui merek-merek besar lainnya seperti Fiat, SEAT, dan Tesla.

MG berencana untuk membangun pabrik di Eropa guna merakit mobil di Benua Biru dan menghindari tarif tinggi Uni Eropa untuk kendaraan buatan Cina. Pengumuman mengenai lokasi pabrik ini diharapkan akan dilakukan dalam beberapa bulan ke depan. Tidak hanya itu, SAIC juga tengah mempertimbangkan untuk membangun pabrik kedua guna bersaing dengan merek-merek Eropa di Eropa sendiri. Saat ini, mobil listrik MG yang diproduksi di Cina dan dijual di Uni Eropa dikenakan tarif sebesar 45,3 persen.

Source link