7 Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing Sebelum Idul Adha

7 Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing Sebelum Idul Adha

Menjelang Idul Adha, daging kambing kembali jadi bahan masak yang paling banyak diburu. Namun, satu hal yang kerap membuat orang ragu mengolahnya adalah aroma prengus yang khas dan cukup kuat. Padahal, dengan penanganan yang tepat sejak awal, daging kambing bisa berubah menjadi hidangan yang lebih bersih aromanya dan tetap nikmat saat disajikan.

Dalam Masakan Kambing Istimewa karya Apri Buleng dan Tim Dapur Demedia (2016), bau prengus dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari usia hewan, kandungan lemak, hingga sisa darah yang masih menempel pada daging. Karena itu, kuncinya bukan hanya pada bumbu saat memasak, tetapi juga pada cara memperlakukan daging sebelum masuk ke wajan atau panci.

Mulai dari Memilih dan Menyiapkan Daging

Salah satu langkah penting adalah menghilangkan lemak berlebih yang menempel pada daging. Bagian ini sering menjadi sumber aroma yang tajam, sehingga pemotongan yang rapi bisa membantu mengurangi bau sejak awal. Setelah itu, daging sebaiknya ditangani dengan hati-hati agar kualitasnya tetap terjaga.

Selain itu, ada anjuran untuk tidak mencuci daging kambing. Alih-alih mengurangi bau, mencuci justru berpotensi membuat permukaan daging lebih basah dan aroma tak sedap semakin sulit dikendalikan saat dimasak. Karena itu, banyak orang memilih langsung membersihkan bagian yang diperlukan tanpa merendamnya di air.

Bahan Sederhana yang Bisa Membantu Menekan Prengus

Jika ingin hasil yang lebih segar, jeruk nipis atau garam bisa digunakan untuk membantu mengurangi bau. Keduanya umum dipakai sebelum proses memasak dimulai. Cara lain adalah merebus daging dengan rempah-rempah, sehingga aroma khas kambing bisa tertutupi oleh wangi bumbu yang lebih kuat.

Beberapa bahan dapur juga dikenal efektif untuk membantu melembutkan sekaligus mengurangi bau, seperti nanas atau mentimun. Ada pula pilihan merendam daging dengan asam Jawa agar aroma prengus tidak terlalu dominan. Sementara itu, penggunaan cabai atau lada dapat memberi karakter rasa yang lebih tegas dan membantu menyeimbangkan aroma daging.

Lebih Siap Diolah Saat Idul Adha

Dengan langkah-langkah tersebut, daging kambing tidak lagi menjadi bahan masakan yang merepotkan. Justru, proses memasaknya bisa terasa lebih mudah karena aroma yang biasanya mengganggu sudah ditekan sejak tahap awal. Hasil akhirnya pun lebih layak disajikan sebagai menu khas Idul Adha yang hangat dan menggugah selera.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.