Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menempatkan lembaga peradilan di garis depan dalam pembenahan negara. Dalam acara pengukuhan hakim Mahkamah Agung (MA), ia menegaskan bahwa hakim bukan sekadar bagian dari birokrasi hukum, melainkan benteng terakhir ketika rakyat mencari keadilan. Di hadapan para hakim yang baru dikukuhkan, Prabowo juga mengumumkan langkah pemerintah untuk menaikkan gaji seluruh hakim di Indonesia.
Hakim disebut harus berdiri di atas tekanan
Prabowo menilai sistem hukum yang kuat tidak bisa dibangun hanya lewat aturan tertulis. Menurut dia, keadilan baru benar-benar terasa jika para penegaknya memiliki integritas, keberanian, dan dukungan yang memadai. Ia mengaku khawatir jika hakim-hakim yang berkualitas justru merasa berjalan sendiri tanpa perlindungan yang cukup dari negara.
Dalam pandangannya, beban hakim sangat besar karena mereka berhadapan langsung dengan perkara yang menyangkut hak warga. Karena itu, kualitas lembaga yudikatif harus dijaga agar tidak mudah goyah oleh tekanan apa pun. Prabowo menekankan bahwa negara wajib memastikan para hakim bisa bekerja secara mandiri dan tidak berada dalam posisi rentan.
Kenaikan gaji jadi langkah yang disebut paling konkret
Di forum tersebut, Prabowo menyampaikan komitmen pemerintah untuk mencari anggaran tambahan demi menaikkan gaji hakim. Ia bahkan menyebut akan mempertimbangkan pemangkasan anggaran lembaga lain bila diperlukan. Menurutnya, langkah itu penting agar para hakim memiliki ruang kerja yang lebih layak dan tidak mudah terpengaruh.
Prabowo juga menyoroti bahwa kenaikan gaji hakim ini merupakan kebijakan yang belum terjadi selama 18 tahun terakhir. Baginya, kondisi itu menjadi alasan kuat mengapa pembenahan harus segera dilakukan. Ia meyakini peningkatan kesejahteraan akan ikut memperkuat integritas dan kemandirian hakim dalam menjalankan tugas.
Pesan politik hukum yang ingin ditegaskan
Pernyataan Prabowo di hadapan para hakim MA memperlihatkan arah yang ingin ia dorong: hukum harus menjadi fondasi utama pembangunan, bukan pelengkap. Dengan menaruh perhatian pada kesejahteraan hakim, pemerintah berharap kepercayaan publik terhadap peradilan ikut menguat. Prabowo menutup penekanannya dengan keyakinan bahwa penguatan hakim adalah bagian dari upaya memperbaiki wajah keadilan di Indonesia.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.


