Manfaat Cloudflare untuk Infrastruktur Website

Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi mengungkapkan bahwa layanan Cloudflare banyak digunakan sebagai infrastruktur judi online atau judol. Berdasarkan data sampling 10.000 situs judol yang ditangani pada periode 1-2 November 2025, lebih dari 76 persen diantaranya menggunakan layanan Cloudflare. Hal ini termasuk dalam penyamaran alamat IP dan percepatan perpindahan domain untuk menghindari pemblokiran konten.

Komdigi meminta Cloudflare untuk segera mendaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) guna mempermudah koordinasi penanganan judol. Menurut Dirjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, pendaftaran PSE bukan hanya administratif, melainkan penting untuk melindungi masyarakat dalam ekosistem digital yang sehat. Tanpa status PSE yang sah, penegakan terhadap konten terlarang seperti judol menjadi sulit dilakukan.

Komdigi telah menyampaikan temuan mengenai IP situs judi online yang menggunakan layanan Cloudflare kepada perusahaan tersebut dan meminta klarifikasi serta komitmen untuk mendaftar sebagai PSE Lingkup Privat. Jika platform tidak mematuhi notifikasi dan pendaftaran, sanksi administratif hingga pemutusan akses dapat diterapkan.

Cloudflare saat ini masuk dalam daftar 25 platform global yang diminta untuk mendaftar sebagai PSE. Komdigi melakukan langkah penegakan secara proporsional mengingat banyak layanan yang bergantung pada infrastruktur Cloudflare. Ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta peraturan terkait lainnya.

Komdigi juga menekankan bahwa ruang kolaborasi selalu terbuka bagi platform global yang menunjukkan itikad baik dalam kepatuhan dan perlindungan masyarakat digital. Mereka berkomitmen untuk menjaga ruang digital Indonesia tetap bersih dan aman demi kepentingan bersama.

Source link