Cuaca ekstrem masih berpotensi melanda beberapa wilayah di Indonesia dalam seminggu ke depan, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG meramalkan bahwa fenomena atmosfer skala global, regional, dan lokal akan terus memengaruhi cuaca di Tanah Air. Selama beberapa hari terakhir, hujan lebat hingga ekstrem telah terjadi di sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Jabodetabek. BMKG mengatakan bahwa kondisi cuaca tersebut diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
Faktor-faktor global seperti Dipole Mode Index, La-Nina, dan penguatan Monsun Asia berkontribusi pada cuaca ekstrem ini. Selain itu, perpaduan antara MJO, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator juga diprediksi akan memengaruhi sebagian wilayah Indonesia. Meskipun Siklon Tropis FINA diperkirakan akan menjauh dari Indonesia, BMKG mengatakan bahwa intensitas hujan masih akan terjadi di beberapa wilayah dengan potensi gelombang tinggi. Daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat juga telah diumumkan oleh BMKG untuk 21-23 November dan 24-27 November.
Dengan proyeksi cuaca ini, BMKG mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada dan siap menghadapi kondisi cuaca ekstrem. Itulah kutipan yang diambil dari situs berita CNN Indonesia.










