Wamenkomdigi Nezar Patria membuka suara terkait dugaan pungutan tarif penggunaan layanan internet satelit Starlink untuk korban banjir di Langsa, Aceh. Menurutnya, Starlink telah menggratiskan pengguna di lokasi bencana selama satu bulan. Nezar menyampaikan bahwa jika Starlink digunakan di posko pengungsian atau untuk kepentingan umum, layanan tersebut akan disediakan secara gratis. Sebelumnya, viral di media sosial tentang pungutan tarif penggunaan layanan internet Starlink untuk korban banjir di Langsa, Aceh. Isu ini bermula dari unggahan seorang netizen yang mengunggah dialog tentang pungutan Rp20 ribu untuk penggunaan internet Starlink di Langsa. Hal ini menimbulkan reaksi negatif dari publik terhadap pungutan tersebut di tengah bencana, di mana beberapa netizen menganggapnya sebagai tindakan yang tidak etis. Meskipun demikian, klarifikasi terbaru menunjukkan bahwa pungutan tersebut bukan atas inisiatif pemerintah, melainkan dari pemilik warung kopi yang menggunakan perangkat Starlink untuk memulihkan konektivitas di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Starlink sendiri, menurut Elon Musk, memberikan layanannya secara gratis sebagai kebijakan standar perusahaan.
Wamenkomdigi Tegaskan Starlink Bantu Korban Banjir Aceh Gratis
Read Also
Recommendation for You

Hari Raya Idul Fitri merupakan momen penting untuk bersilaturahmi dan menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga….
Nintendo mengajukan gugatan terhadap pemerintah federal di Pengadilan Perdagangan Internasional AS terkait kebijakan tarif Trump…

Tiga mahasiswa asal Jember, Jawa Timur, telah merancang inovasi yang diberi nama EntoSphere. EntoSphere merupakan…








