Orang Terkaya Dunia Kritik Perlombaan ‘Matahari KW’: Pemborosan Uang

Elon Musk, pendiri Tesla dan SpaceX, mengkritik perlombaan global dalam membangun reaktor fusi nuklir yang dikenal sebagai ‘Matahari buatan’ atau ‘Matahari KW’. Dalam sebuah unggahan di platform X, Musk menyebut Matahari sebagai reaktor fusi raksasa dan gratis di langit, serta menilai upaya menciptakan versi mini di Bumi sebagai tidak perlu. Musk menyoroti bahwa hampir semua energi Matahari sepanjang sejarah tata surya jauh melampaui kontribusi energi apapun yang bisa dihasilkan oleh “membakar” planet seukuran Jupiter. Ia juga menegaskan bahwa pengembangan reaktor fusi skala kecil hanya masuk akal dalam konteks sains eksperimental, bukan sebagai solusi energi praktis. Pernyataan Musk ini muncul di tengah persaingan global yang intens dalam pengembangan energi fusi, yang meskipun dianggap sebagai sumber listrik bersih di masa depan, masih dihadapkan pada tantangan teknis dan biaya. Lanskap energi fusi global mengalami percepatan, dengan lebih dari 160 fasilitas fusi beroperasi, dibangun, atau direncanakan di seluruh dunia. ITER, proyek fusi terbesar di dunia, telah melibatkan 33 negara dan ribuan ilmuwan untuk memajukan teknologi fusi magnetik. Dukungan pemerintah, industri swasta, dan perusahaan utilitas semakin menguatkan upaya pengembangan energi fusi. Model penerapan energi fusi dari MIT memproyeksikan bahwa fusi dapat menjadi kontributor signifikan dalam campuran listrik global, bahkan hingga 50 persen pada 2100 dalam skenario biaya terendah.

Source link