NASA Menunda Peluncuran Artemis 2 karena Masalah Teknis

NASA telah memastikan bahwa misi berawak ke Bulan dalam program Artemis tidak akan meluncur pada bulan Maret mendatang. Penundaan ini disebabkan oleh gangguan pada sistem roket yang penting untuk keselamatan peluncuran. Helium padat yang digunakan dalam sistem roket Space Launch System (SLS) mengalami gangguan aliran, yang memengaruhi jadwal peluncuran yang sebelumnya direncanakan. Administrator NASA, Jared Isaacman, mengungkapkan kekecewaan atas penundaan ini dan mencari peluang untuk meluncurkan misi itu pada awal atau akhir April.

Penundaan ini terjadi di tengah persaingan antara NASA dan China dalam eksplorasi antariksa. China telah mengumumkan target untuk misi berawak ke Bulan pada tahun 2030 serta rencana untuk misi tanpa awak pada tahun 2026. Sementara itu, program Artemis NASA telah menghadapi sejumlah tantangan, termasuk penundaan dalam misi tanpa awak Artemis 1 serta gangguan teknis pada uji coba yang terakhir.

Misi Artemis 2 dirancang sebagai penerbangan selama 10 hari mengitari Bulan sebelum kembali ke Bumi. Ini menjadi misi berawak ke Bulan pertama sejak era Apollo lebih dari setengah abad yang lalu. Meski penundaan memberikan dampak, NASA tetap menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap misi antariksa yang dilakukan. Pada akhirnya, keberhasilan sebuah misi bersejarah dapat ditentukan oleh komponen kecil yang bekerja dengan baik.

Source link