Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang mengancam hampir seluruh wilayah Jawa Timur selama periode mudik Lebaran 2026. Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan, menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana hidrometeorologi dalam beberapa hari mendekati Lebaran. Berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Kabupaten Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Kota Blitar, Bondowoso, Gresik, Kediri, Kota Kediri, Malang, Lumajang, Madiun, Magetan, dan sebagainya, berpotensi terkena dampak cuaca ekstrem. Hal ini disebabkan oleh peralihan musim dari hujan ke kemarau, didukung oleh fenomena atmosfer global seperti Madden Jullian Oscillation (MJO) dan Gelombang Kelvin. Suhu muka laut yang hangat juga menjadi faktor utama dalam memperkuat potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur. BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah berbukit atau bertebing, untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak yang mungkin timbul. Dengan mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat selama libur Idulfitri, penting bagi semua pihak untuk waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Oleh karena itu, keterlibatan dan pemantauan terus-menerus terhadap perkembangan cuaca sangat diperlukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan selama aktifitas di luar ruangan.
BMKG: Peringatan Cuaca Ekstrem di Jatim saat Mudik Lebaran 2026
Read Also
Recommendation for You

Ilmuwan: Perkembangan AI Berpotensi Picu Kepunahan Manusia Jakarta, CNN Indonesia — Sejumlah karyawan dan mantan…

Apple Resmi Luncurkan iPhone Ultra, Ponsel Lipat Pertama Jakarta, CNN Indonesia — Apple resmi meluncurkan…

Jakarta, CNN Indonesia — CEO Nvidia Jensen Huang menyambut hadirnya ChatGPT Astra besutan OpenAI dengan…

Startup AS Berencana Mengirim Wahana Luar Angkasa ke Alpha Centauri Sebuah startup asal Amerika Serikat…








