Batu Berusia 250 Juta Tahun: Bukti Nenek Moyang Mamalia Bertelur

Sebuah batu berusia 250 juta tahun membuktikan bahwa nenek moyang mamalia ternyata bertelur. Penelitian yang terbit di jurnal PLOS One mengungkap fosil embrio Lystrosaurus, nenek moyang mamalia yang berhasil selamat dari ‘kepunahan massal’. Para peneliti memindai fosil dengan menggunakan tomografi komputer beresolusi tinggi dan sinchrotron. Mereka menemukan bahwa rahang embrio Lystrosaurus belum sepenuhnya menyatu, ciri yang hanya ditemukan pada embrio burung dan kura-kura modern. Telur Lystrosaurus memiliki cangkang luar yang lembut karena telur bercangkang keras baru berevolusi 50 juta tahun kemudian. Fosil ini memberikan penjelasan mengapa Lystrosaurus berhasil selamat dari ‘kepunahan massal’, karena hidup di lingkungan yang kering. Embrio Lystrosaurus juga memberi wawasan tentang asal-usul proses laktasi pada mamalia, dengan implikasi penting pada evolusi laktasi dan viviparitas. Temuan ini menjadi tonggak sejarah dalam bidang ini dan membantu memahami kisah kesuksesan mamalia.

Source link