Jalur Migrasi Hiu Paus: 13 Negara dan Laut yang Dilewati






Studi Terbaru: Jalur Migrasi Hiu Paus Melintasi 13 Negara dan Laut Internasional

Jakarta, CNN Indonesia — Sebuah penelitian terkini telah mengungkap jalur migrasi yang luas dari hiu paus, yang melintasi perairan 13 negara serta laut internasional. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Marine Science menyoroti perlunya perlindungan hiu paus tidak hanya pada tempat-tempat agregasi makanan mereka tetapi juga jalur migrasi hingga ke laut lepas.

Perlindungan di Laut Lepas dan Habitat Makan

Penelitian ini menunjukkan bahwa perluasan wilayah perlindungan sangat penting mengingat populasi hiu paus saat ini dalam kondisi terancam punah, dengan penurunan hingga 79 persen dalam 120 tahun terakhir. Studi ini menganalisis data pergerakan 70 hiu paus yang dilacak dengan satelit di empat titik agregasi utama di Indonesia.

Berbicara mengenai hasil penelitian ini, Iqbal Herwata dari Konservasi Indonesia menyatakan bahwa pengetahuan mengenai pergerakan hiu paus telah berubah secara signifikan. Mereka tidak hanya terpaku pada satu lokasi tetapi berpindah dari wilayah pesisir ke laut lepas sesuai dengan kondisi lingkungan dan ketersediaan makanan.

Peran Habitat Musiman

Studi ini juga menyoroti bahwa habitat musiman memainkan peran penting dalam migrasi hiu paus. Area luas di Indo-Pasifik seperti Laut Flores, Laut Banda, dan Samudra Hindia bagian tenggara menjadi tempat dinamis bagi hiu paus dalam mencari makan, yang dipengaruhi oleh faktor oseanografi.

Migrasi hiu paus terutama dilakukan melalui perairan lintas negara, dan hanya sedikit wilayah yang secara optimal mendukung keberlangsungan hidup hiu paus sepanjang tahun. Teluk Cenderawasih dan Teluk Saleh diidentifikasi sebagai habitat kunci yang tak tergantikan untuk hiu paus.

Kolaborasi Lintas Negara dalam Perlindungan Hiu Paus

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah yang dilalui hiu paus berada di luar kawasan perlindungan nasional. Oleh karena itu, perlindungan hiu paus harus melibatkan kerjasama lintas negara untuk mendukung praktik pariwisata dan perikanan yang berkelanjutan.

Dengan begitu, perlindungan terhadap hiu paus tidak boleh terpaku pada satu lokasi saja melainkan harus melibatkan pemahaman terhadap sistem laut yang saling terhubung.


Source link